nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sebelum Tewas Dibegal, Sopir Taksi Online Sempat Minta Tolong ke Warga

Melly Puspita, Jurnalis · Selasa 04 Februari 2020 18:29 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 04 610 2163289 sebelum-tewas-dibegal-sopir-taksi-online-sempat-minta-tolong-ke-warga-GmuFQZDJ1h.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

PALEMBANG - Dalam rekonstruksi pembegalan hingga menewaskan pengemudi taksi online bernama Ruslan Sani terkuak, jika korban sebelum meninggal sempat meminta pertolongan ke warga sekitar tempat kejadian perkara.

Rekonstruksi tersebut dilakukan dekat perumahan Griya Asri, Gandus Palembang dimana kedua pelaku berhasil ditangkap.

Dalam adegan 10 hingga adegan ke 21 yang diperankan oleh dua tersangka Iwan, dan Sulaiman terlihat bahwa korban juga sempat melakukan perlawanan dengan mengeluarkan senjata tajam yang dibawa korban.

 Baca juga: Rekonstruksi Pembunuhan Sopir Taksi di Palembang Ricuh

Korban memberontak saat dijerat dengan tali dari belakang oleh tersangka Iwan. Saat itu juga korban mengambil pisau dalam tas selempang yang korban pakai, kemudian mencoba mengayunkan ke tersangka Iwan, namun berhasil dihindari oleh pelaku.

Korban juga mencoba melawan pelaku Sulaiman yang ada di samping pengemudi, tetapi pisau tersebut malah berhasil direbut oleh pelaku dan ditusukan ke perut korban.

 Baca juga: Tak Mampu Bayar, Penumpang Bunuh Sopir Taksi Online

Pada adegan 14 dan 15, pelaku Sulaiman mengeluarkan senjata api jenis softgun kemudian memukul wajah korban berulang kali dengan softgun tersebut.

Meskipun begitu perlawanan terus terjadi, ketika korban berhasil mengambil pisau yang terjatuh di dasbor tetapi tersangka berhasil mengalihkan tikaman dari korban ke arah badan korban sendiri.

Detik-detik terakhir hingga akhirnya pembegalan tersebut diketahui warga, saat korban yang mulai lemas akan dipindahkan ke kursi belakang. Korban saat itu berusaha meraih pintu mobil untuk keluar.

Pertama, usaha korban tersebut berhasil dihalau oleh kedua pelaku, kemudian korban kembali meraih pintu mobil untuk keluar hingga berhasil dan meminta tolong warga (Diberitakan sebelumnya pelaku ketahuan saat akan membuang mayat korban di TKP).

Warga yang melihat kemudian beramai-ramai mengepung mobil korban, satu pelaku tertangkap di perumahan Griya Asri saat akan melarikan diri, satu lagi ditangkap dalam rawa-rawa.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini