nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Australia Meluncurkan Penyelidikan Ratusan Bunuh Diri Veteran Militer

Debrinata Rizky, Jurnalis · Kamis 06 Februari 2020 13:43 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 06 18 2164274 australia-meluncurkan-penyelidikan-ratusan-bunuh-diri-veteran-militer-ZCTKQujCqz.jpg Pasukan militer Australia. (Foto/ADF)

AUSTRALIA - Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengumumkan Australia akan membentuk badan independen untuk menyelidiki ratusan kematian bunuh diri veteran militer.

Badan tersebut, dipimpin seorang komisioner yang akan meninjau lebih dari 400 kasus bunuh diri sejak tahun 2001.

Komisioner itu akan mencari dan merekomendasikan cara-cara untuk meningkatkan kesehatan mental dalam angkatan bersenjata Australia.

"Para veteran itu melayani pria dan wanita serta melindungi komunitas dan kebebasan kami. Ini juga tugas kami untuk melakukan hal yang sama bagi mereka," kata Morrison mengutip BBC, Kamis (6/2/2020).

Tingkat bunuh diri mantan prajurit Australia hampir 20 persen lebih tinggi dari rata-rata nasional, dan mantan prajurit dua kali lebih mungkin untuk bunuh diri dibanding dengan wanita Australia.

David Finney, mantan perwira angkatan laut, termasuk veteran yang bunuh diri tahun lalu. Dia secara medis dipulangkan pada 2017 dengan gangguan stres pasca-trauma (PTSD).

Sejak kematian David Finney, ibunnya Julie-Ann menyerukan pembentukan Komisi Kerajaan (Royal Commission) untuk membentuk penyelidikan publik tertinggi Australia untuk bunuh diri veteran, dan petisi online-nya telah mengumpulkan hampir 300.000 tanda tangan.

"Ini bukan hanya saya, namun seluruh Australia mendukung ini. Kita harus benar-benar memastikan komisi ini bekerja untuk kesejahteraan veteran." kata Julie-Ann kepada Australia ABC.

Badan baru akan memiliki kekuatan yang mirip dengan Komisi Kerajaan (Royal Commission), termasuk kemampuan untuk memanggil saksi, memeriksa bukti dan mengambil tindakan terhadap orang-orang yang tidak bekerja sama dengan penyelidikan.

Badan independen ini juga akan didukung oleh dana sebesar 40 juta dolar Autralia ( sekira Rp368 juta) dari dana pemerintah, yang dapat ditingkatkan jika diperlukan.

Seorang Advokat Keluarga Veteran juga akan ditunjuk untuk mewakili para veteran dan keluarga mereka dalam membentuk kebijakan, mengadvokasi perubahan layanan veteran dan tunjangan.

Sementara itu pemimpin Partai Buruh Anthony Albanese, mengatakan kepada parlemen pada Rabu (5/2) bahwa ia mendukung penyelidikan tersebut, meskipun ia lebih suka dengan Komisi Kerajaan (Royal Commission).

"Kami akan mendukung apa yang telah diumumkan oleh Perdana Menteri, dan kami akan mengawasi untuk memastikan hal ini ditangani orang yang benar," pungkas Albanese.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini