Politikus Partai Golkar tersebut berharap nantinya 600 WNI itu dapat mengikuti program deradikalisasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Dengan mengikuti program itu mereka dapat kembali diajarkan pendidikan tentang negara setelah terpapar paham ISIS.
“Kita punya banyak lembaga untuk melakukan pendidikan kembali penamanan kembali kepada mereka. Ada BNPT, ada macam-macam. Ini kan masuk ke dalam kerja-kerja penanggulangan radikalisme,” tuturnya.
Sebagaimana diketahui, Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi mengatakan, Pemerintah masih mengkaji kemungkinan memulangkan WNI eks ISIS ke Indonesia.
Baca Juga : Komisi III DPR Pertanyakan Urgensi Pemulangan WNI Eks ISIS