Polisi menjenguk siswa SMP di Malang korban bullying (Istimewa)
MS, siswa kelas VII sebuah SMP di Malang dianiaya dan dibully oleh teman sekolahnya, pada 15 Januari 2020. Akibatnya sekujur tubuhnya terluka. Dua ruas jari tengah tangan kanan MS harus diamputasi akibat luka.
Baca juga: Usut Kasus Bullying Siswa SMP Malang, Polisi Periksa 15 Saksi
Lenny menyayangkan kejadian tersebut. Menurutnya, anak yang menjadi korban bullying seperti MS akan mengalami trauma berkepanjangan, sehingga butuh penanganan serius untuk pemulihan psikisnya.
"Trauma sendiri memerlukan penanganan yang tidak mudah, jadi tergantung individunya ada yang pulih cepat dan ada yang lama bertahun-tahun," kata Lenny.
(Salman Mardira)