nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Siswi SMP Tewas di Gorong-Gorong, Diknas Tasikmalaya Sebut Tak Terkait Bullying

Jum'at 07 Februari 2020 16:11 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 07 525 2164989 siswi-smp-tewas-di-gorong-gorong-diknas-tasikmalaya-sebut-tak-terkait-bullying-m6xyrze6XR.jpg Gorong-gorong lokasi penemuan jasad DS. (Foto : Sindonews)

TASIKMALAYA – Kasus DS (13), siswi SMP Negeri 6 Tasikmalaya, yang ditemukan tewas dalam gorong-gorong belum terungkap. Namun, Kepala Dinas Pendidikan (Diknas) Tasikmalaya Budiaman Sanusi menepis jika kematian siswa tersebut karena bullying.

Menurutnya, perundungan merupakan hal yang biasa terjadi pada masa remaja.

"Terlalu jauh kalau (penyebabnya) di-bully. Kalau dari kepala sekolah anak itu rajin, anak cerdaslah," kata Budiaman, di kantornya, Tasikmalaya, mengutip iNews.id, Jumat (7/2/2020).

Saat ini ia meminta kasus tersebut diserahkan ke polisi. "Keterangan dari kepala sekolah sih prestasi fine-fine saja," katanya.

Sementara itu, Ibu DS, juga sering mendengar anaknya mengalami perundungan. Anaknya sering diolok-olok karena pekerjaanya sebagai penjual lontong.

Ilustrasi (Shutterstock)

"Diejek leupet, leupet," katanya.

Sebelum ditemukan tewas dalam gorong-gorong di depan sekolahnya, DS sudah hilang dan tidak pulang hampir sepekan, tepatnya sejak Kamis (23/1/2020) sore.


Baca Juga : Siswi SMP yang Tewas di Gorong-Gorong Dikenal Pendiam & Sering Di-bully

Korban ditemukan tewas di gorong-gorong depan sekolahnya, di Kecamatan Mangkubumi, Tasikmalaya, Senin (27/1/2020). Kronologi penemuan mayat DS berawal dari penjaga sekolah yang mencium bau amis di gorong-gorong.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini