nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tentara Thailand yang Bunuh 20 Orang Ditembak Mati

Erha Aprili Ramadhoni, Jurnalis · Minggu 09 Februari 2020 12:58 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 09 18 2165666 tentara-thailand-yang-bunuh-20-orang-ditembak-mati-zmGmFDfStj.jpg Sersan Mayor Jakprapanth Thomma. (AFP)

NAKHON RATCHASIMA – Tentara Thailand yang menewaskan sedikitnya 20 orang, Sersan Mayor Jakrapanth Thomma, telah ditembak mati petugas saat bersembunyi di Mal Terminal 21, Nakhon Ratchasima, Minggu (9/2/2020) waktu setempat. Tewasnya Jakrapanth itu mengakhiri drama 17 jam yang mencekam kota tersebut.

Melansir AFP, suara tembakan terdengar ketika pengepungan berlangsung pada Minggu pagi waktu setempat. Petugas keamanan Thailand menyerbu lantai dasar dan membebaskan puluhan orang di mal yang terkejut dengan aksi Jakrapanth.

Komando dari unit elite kepolisian Thailand telah membunuh Jakrapanth, kata para pejabat, setelah operasi yang melibatkan ratusan personel keamanan.

Jumlah korban tewas akibat ulah Jakrapanth mencapai 20 orang dan sedikitnya 42 lainnya terluka.

“Jumlah korban tewas resmi adalah 20 dan luka-luka 42. sembilan dalam operasi," Narinrat Pitchayakamin, seorang dokter di Nakhon Ratchasima kepada wartawan, merevisi jumlah kematian awal 21.

penembakan di thailand. (AFP)

Para pengunjung mal yang selamat dari insiden mencekam itu mengaku bersyukur.

"Itu seperti mimpi. Saya bersyukur saya selamat," kata Sottiyanee Unchalee (48) kepada AFP. Saat kejadian, ia menjelaskan bersembunyi di toilet gym ketika mendengar suara tembakan.

Sebagaimana diketahui, pada Sabtu 8 Februari 2020 Sersan Jakrapanth Thomma memulai aksinya dengan menembak mati komandannya serta dua orang lainnya di kamp militer Surathampithak. Ia kemudian mencuri senjata di kamp dan kendaraan militer menuju pusat kota.


Baca Juga : Tentara Thailand Lakukan Penembakan Brutal, 17 Orang Tewas

Jakrapanth mem-posting gambar dirinya dan menulis beberapa posting di halaman Facebook-nya ketika serangan itu berlangsung, yang kemudian dihapus oleh Facebook.

Dia "menggunakan senapan mesin dan menembak korban yang tidak bersalah yang mengakibatkan banyak orang terluka dan mati," kata juru bicara kepolisian Krissana Pattanacharoen.


Baca Juga : Penembakan Brutal Tentara Thailand Tewaskan 17 Orang, Berikut Faktanya

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini