Penyakit chikungunya disebabkan Alphavirus yang merupakan keluarga Togaviridae. Virus ini ditularkan melalui gigitan nyamuk jenis Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus, atau jenis nyamuk yang juga menyebabkan virus demam berdarah dengue (DBD).
Belum ada pengobatan yang dapat menyembuhkan langsung penyakit Chikungunya sebagaimana terjadi pada infeksi virus lainnya. Namun, virus ini nantinya akan bisa normal kembali tanpa pengobatan.
Baca Juga: Gejala Chikungunya Serang Lansia, Warga Tangsel Minta Tim Medis Segera Bertindak
Kebanyakan penderitanya akan mengalami perbaikan gejala dalam sepekan. Akan tetapi, nyeri persendiannya dapat bertahan hingga beberapa bulan. Chikungunya diketahui pernah mewabah di kawasan Asia Tenggara dan Afrika.
"Kalau untuk pencegahannya, kita sudah mengerahkan petugas agar melakukan fogging (pengasapan), nanti titiknya diperluas di wilayah yang memang banyak menderita gejala itu. Di samping itu, kita juga mengimbau kepada warga untuk aksi bersih-bersih 3M (menguras, menutup, mendaur ulang) di lingkungan masing-masing," kata Deden.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.