Lebih lanjut ke depan pihaknya akan terus meningkatkan Bimtek-bimtek pengendalian OPT untuk menguatkan penerapan PHT di kalangan petani jagung di NTT, sebagai cara mengamankan produksi jagung dari serangan OPT (hama dan penyakit).
"Disamping itu kami juga berkomitmen untuk menyediakan bahan pengendali hama pada saat terjadi eksplosi serangan. Saat ini kita sudah menyiapkan pengadaan insektisida khusus untuk mengendalikan hama UGF pada jagung, salah satunya insektisida berbahan aktif emamektin benzoa,” urai Edi.
Gerak cepat para pemangku kepentingan usaha tani jagung di Provinsi NTT dan jajaran Kementerian Pertanian ini selaras dengan pernyataan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) bahwa seluruh jajaran Kementerian Pertanian dari pusat sampai daerah bersama dengan instansi terkait dan masyarakat harus bahu membahu bekerja keras, cerdas, ikhlas dan tuntas untuk mengatasi berbagai gangguan yang mengancam produksi pangan, termasuk didalamnya mengatasi gangguan serangan hama UGF yang mengancam produksi jagung nasional.
(cm)
(Fahmi Firdaus )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.