Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tim Kementan Terjun Langsung Basmi Hama Ulat Grayak Frugiperda di NTT

Wilda Fajriah , Jurnalis-Kamis, 13 Februari 2020 |13:17 WIB
Tim Kementan Terjun Langsung Basmi Hama Ulat Grayak Frugiperda di NTT
dok: Kementan RI
A
A
A

NTT - Merespon kejadian serangan ulat grayak frugiperda (UGF) yang cepat dan meluas, Kementerian Pertanian langsung melakukan beberapa langkah antisipasi untuk mengendalikan hama tersebut.

Hama UGF yang dikenal dengan nama ilmiah (Spodoptera frugiperda J.E. Smith) berasal dari benua Amerika dan dilaporkan menyerang pertanaman jagung di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Penyebaran hama yang cepat telah menimbulkan serangan cukup luas pada pertanaman jagung di Provinsi NTT.

Kepala Dinas Pertanian Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Yohanes mengatakan, serangan hama UGF pada tanaman jagung di Kabupaten Flores Timur ini cukup cepat kejadiannya, dalam waktu singkat serangan hama ini sudah meluas.

“Sehingga kita nyatakan sebagai kejadian luar biasa (KLB). Untuk menangani hama ini harus segera dilakukan tindakan-tindakan pengendalian yang cepat dan tepat,” ujar Yohanes.

Langkah cepatnya, mereka melaporkan kejadian serangan hama UGF di wilayahnya ini dan berkoordinasi lebih lanjut bersama Direktorat Perlindungan Tanaman Pangan Kementerian Pertanian untuk menangani serangan hama UGF ini.

“Saya telah meminta kepada semua stake holder untuk bahu membahu bergerak bersama mengendalikan dan mengatasi serangan hama ini, apalagi Bupati Flores Timur Anton H. Gege Hadjon telah mengintruksikan semua stake holder untuk terlibat dalam upaya penanggulangannya karena ini merupakan kejadian luar biasa (KLB),”ujarnya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement