PALEMBANG - Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian (Kementan) meminta semua Dinas Pertanian Provinsi dan Kabupaten/Kota segera merealisasikan kegiatan-kegiatan yang sudah direncanakan. Hal ini untuk mengejar target serapan anggaran sebesar 40 persen hingga April 2020.
Hal ini diutarakan Dirjen PSP Sarwo Edhy dalam Rapat Teknis (Ratek) Pengelolaan Anggaran Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian Tahun Anggaran 2020 (Wilayah I), di Palembang.
"Seperti arahan Bapak Menteri Pertanian, bahwa Kementan harus bisa menyerap anggaran hingga 40% di triwulan pertama. Sehingga semua kegiatan PSP yang sudah direncanakan mohon segera dilaksanakan," kata Sarwo Edhy, Kamis (13/2/2020).
Berdasarkan data Om Span terakhir per tanggal 13 Januari 2020, realisasi anggaran Ditjen PSP tahun 2019 sebesar 86,27 persen. Dengan komposisi realisasi anggaran pusat sebesar 86,97%, realisasi anggaran Dekonsentrasi sebesar 85,51%, dan realisasi anggaran Tugas Pembantuan sebesar 85,94%.
"Alokasi anggaran pembangunan prasarana dan sarana pertanian pada 2020 sebesar Rp3,5 triliun atau 16,64% terbesar kedua dari total anggaran Kementerian Pertanian senilai Rp21 triliun. Besarnya anggaran ini menunjukkan program penyediaan dan pengembangan prasarana dan sarana pertanian (masih menjadi) prioritas utama," jelas Sarwo Edhy.
Untuk mengejar target serapan anggaran itu, lanjut Sarwo Edhy, pihaknya mengandalkan pengadaan alat mesin pertanian (Alsintan). Selain itu, Penguatan irigasi pertanian juga dilakukan melalui pengembangan sumber-sumber air irigasi, RJIT (Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier), Embung/Dam Parit/Longstorage, Irigasi Perpompaan dan Perpipaan.