4. Demo Save Babi di Palembang
Ribuan orang berunjuk rasa di Gedung DPRD Sumatera Utara, Senin 10 Februari 2020, menolak wacana pemusnahan ternak babi karena adanya wabah flu babi Afrika.
Baca juga: 46.600 Babi Mati di Sumut, Dinkes Pastikan Virus Kolera Tidak Menular ke Manusia
Massa gerakan #savebabi itu menilai pemusnahan ternak babi akan menghilangkan sumber pendapatan mereka. Banyak warga Batak di Sumut saat ini beternak babi.
Namun, Pemprov Sumut menyangkal pihaknya ingin memusnahkan ternak babi.
5. Pemulangan WNI eks ISIS
Pemerintah memutuskan tidak akan memulangkan ratusan WNI bekas pengikut ISIS dari Timur Tengah, karena dikhawatirkan mereka menyebarkan paham teroris di Indonesia. Keputusan itu diambil dalam rapat kabinet paripurna di Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa 11 Februari 2020.
"Pemerintah tak ada rencana memulangkan teroris, " kata Menko Polhukam Mahfud MD di sela paripurna.
Mahfud MD (Okezone.com/Sarah)
Tapi, pemerintah membuka peluang memulangkan anak yatim piatu dari WNI eks ISIS.
6. Kerusuhan Rutan Kabanjahe
Rutan Kabanjahe, Sumatera Utara dilanda kerusuhan, Rabu 12 Februari 2020. Para narapidana dan tahanan merusak sejumlah fasilitas rutan dan membakarnya.
Baca juga: 20 Orang Jadi Tersangka Kerusuhan Rutan Kabanjahe
Menurut Ditjen Pemasyarakatan kerusuhan dipicu oleh razia narkoba yang dilakukan petugas. Ada warga binaan yang dijadikan tersangka karena kedapatan memiliki sabu-sabu dalam rutan. Mereka kemudian memprovokasi warga binaan lainnya hingga terjadi kerusuhan.
Polisi menetapkan 20 orang tersangka kerusuhan itu. Polisi menilai Rutan Kabanjahe sudah melebihi kapasitas.
7. Perumahan di Tangsel Terpapar Radioaktif
Kawasan Perumahan Batan Indah, Setu, Tangerang Selatan terpapar radiasi radioaktif. Lokasinya berada di tanah kosong samping lapangan voli Blok J kompleks tersebut. Warga sudah dilarang memasuki lokasi yang sudah dipasang garis pembatas tersebut.
Baca juga: Area Perumahan di Tangsel Terpapar Radioaktif, Warga Dilarang Mendekat
Paparan radioaktif itu ditemukan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapaten). Hasil penelitian menyebutkan bahwa ditemukan nilai paparan radiasi linkungan dengan laju paparan terukur signifikan di atas normal.

Penyisiran lokasi paparan radioaktif (Okezone.com/Heru)
"Warga diimbau untuk tidak memasuki lokasi terdampak kontaminasi hingga batas trotoar dan lapangan voli," kata Kepala Biro Hukum, Kerja Sama, dan Komunikasi Publik Bapeten, Indra Gunawan, Sabtu (15/2/2020).
Tim Bapeten dan Batan telah mengambil sampel tanah di sekitar lokasi untuk dianalisa di laboratorium. Tim sudah bergerak mencari sumber diduga penyebab kenaikan paparan radiasi. Tim menemukan beberapa serpihan sumber radioaktif berbentuk pasir serta objek lain yang telah bercampur dengan tanah. Salah satu jenis radioaktif yang ditemukan adalah Cesium-137.
(Salman Mardira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.