Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Strategi Pakar Reptil Australia Bebaskan Buaya Berkalung Ban

Agregasi BBC Indonesia , Jurnalis-Minggu, 16 Februari 2020 |13:20 WIB
Strategi Pakar Reptil Australia Bebaskan Buaya Berkalung Ban
Matt Wright terbang ke Palu untuk membebaskan buaya yang terlilit ban (Foto: BBC Indonesia)
A
A
A

JAKARTA - Presenter asal Australia Matt Wright dan rekannya, seorang pakar reptil, Chris Wilson, sudah beberapa hari ini berada di Palu, Sulawesi Tengah, dalam misi membantu melepaskan buaya sepanjang empat meter di Sungai Palu, yang sudah bertahun-tahun terjebak ban yang melilit lehernya. 

Kedua pakar bergabung dengan tim satuan tugas yang dipimpin Kepala Seksi Wilayah I Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Tengah Haruna setelah berkonsultasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan mendapat izin resmi.

Dalam unggahan di akun Instagram miliknya, Wright menunjukkan proses "latihan" bersama anggota tim dengan memanfaatkan buaya yang berukuran lebih kecil. "Ketua tim bertanya padaku apakah kita bisa menangkap buaya yang lebih kecil sebagai latihan, jadi aku menunjukkan apa yang dapat kita lakukan sebelum menuju ke event sesungguhnya," kata Wright seperti dikutip BBC Indonesia.

Tim tersebut berencana untuk menarik perhatian buaya tersebut agar keluar dari sungai dan masuk ke "perangkap" yang telah mereka siapkan, untuk memudahkan mereka mengatur strategi untuk melepaskan lilitan ban dari lehernya.

Buaya berkalung ban Foto Facebook

Wright mengungkapkan tantangan utama dalam menarik perhatian buaya agar keluar dari sungai adalah kondisi sungai dan fakta bahwa buaya tersebut tidak lapar karena ada banyak sumber makanan di sungai.

"Kami harus yakin kami benar-benar siap untuk tantangan ini dan setiap orang paham tugasnya," katanya.

Ingin Lepaskan Buaya dengan Cara Aman 

Strategi pertama Tim Satgas termasuk memasang perangkap di dekat daratan di mana buaya tersebut kerap berjemur.

Matt Wright mengatakan kepada BBC Indonesia bahwa tujuan utama kedatangannya adalah untuk membantu melepaskan ban dengan cara yang aman.

"Saya sudah melihat buaya yang terperangkap di bawah sana. Kami berusaha agar buaya tidak merasa tertekan. Anda tahu, melepaskan ban dari leher buaya itu bukan pekerjaan yang bisa dilakukan dari jarak jauh. Kami berpengalaman dalam urusan serupa dalam hal ini. Tak ada trial and error. Saya berharap ini berjalan sesuai rencana," kata Wright.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement