Empat Pelajar Asal Solo-Sukoharjo Berkomplot Mencuri Motor Petani

Agregasi Solopos, · Senin 17 Februari 2020 22:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 17 512 2169984 empat-pelajar-asal-solo-sukoharjo-berkomplot-mencuri-motor-petani-0cLKZ1Ao8s.jpg Ilustrasi pencurian motor. (Foto: Dok Okezone)

SUKOHARJO – Tindak pidana pencurian kendaraan bermotor dilakukan empat pelajar asal Kota Solo dan Kabupaten Sukoharjo, Provinsi Jawa Tengah. Mereka berkomplot mencuri sepeda motor milik para petani yang diparkir di pinggir sawah. Keempatnya pun kini harus mendekam di balik sel Mapolres Sukoharjo.

Para pelaku tersebut terdiri dari FR (14), DA (14), dan JE (13) yang berasal dari Kelurahan Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo. Sedangkan satu pelaku lagi AS (14), pelajar asal Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo.

Penangkapan keempat pelaku curanmor ini berawal dari laporan Slamet, petani asal Dukuh Laban Wetan, RT 03 RW 01, Desa Laban, Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo.

Ia kehilangan motor bebek berpelat nomor AD-3622-LT yang diparkir di jalan dekat sawahnya. Pencurian tersebut terjadi pada Jumat 14 Februari 2020.

"Saat itu korban berangkat dari rumah untuk bekerja di sawah. Lalu motornya diparkirkan di pinggir jalan," kata Kapolsek Mojolaban AKP Mulyanta, Senin (17/2/2020), sebagaimana dikutip dari Solopos.

Ketika sudah selesai bekerja dan berniat pulang, Slamet kaget ketika mendapati motornya hilang.

Ia bersama petani lainnya berusaha mencari motor tersebut, namun tak membuahkan hasil. Slamet pun langsung melaporkan ke Polsek Mojolaban.

"Kami melakukan penyelidikan dan meminta keterangan para saksi hingga kemudian berhasil menangkap pelaku berikut barang bukti motor pada Sabtu 15 Februari," katanya.

Mulyanta mengatakan, awalnya polisi hanya menangkap satu pelaku. Dalam pengakuannya, pelaku ini mengatakan melancarkan aksinya tidak sendiri, tapi bersama tiga temannya.

"Kami langsung mengejar dan menangkap tiga pelaku ini yang kesemuanya masih berstatus pelajar," ungkapnya.

Dari para pelaku, polisi mengamankan tiga motor hasil curian. Masing-masing motor bebek berpelat nomor AD-3622-LT milik Slamet, motor bebek merah AD-4776-PK, dan motor bebek AD-5071-MK.

Kendaraan roda dua hasil curian itu disimpan di salah satu tempat. Ini merupakan hasil curian dalam waktu satu hari.

"Rata-rata motor yang dicuri itu milik petani yang ditinggalkan di pinggir jalan," ujarnya.

Dijelaskan, kasus ini telah diserahkan ke Unit PPA Satreskrim Sukoharjo. Hal itu dikarenakan para pelaku masih di bawah umur.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini