nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Banjir yang Melanda 4 Kecamatan di Cirebon Berangsur Surut

Fathnur Rohman, Jurnalis · Senin 17 Februari 2020 19:12 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 17 525 2169894 banjir-yang-melanda-4-kecamatan-di-cirebon-berangsur-surut-au1XFZGYcV.jpg Banjir di Cirebon berangsur surut. (Foto: Fathnur Rohman/Okezone)

CIREBON – Banjir yang merendam delapan desa di empat kecamatan di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, berangsur surut pada Senin sore ini. Ketinggian air perlahan turun dan membuat warga bisa beraktivitas seperti semula.

Berdasarkan pantauan Okezone di salah satu lokasi terdampak banjir, yakni Desa Babakan Losari Lor, air yang sempat masuk ke rumah warga dan menggenangi jalanan sudah mulai surut. Warga pun tampak mulai membersihkan rumah serta mengeringkan barang-barang mereka yang basah akibat banjir.

Sebelumnya Desa Babakan Losari Lor terendam banjir sejak Senin dini hari. Ketinggian air yang merendam wilayah tersebut mencapai 60 sampai 80 sentimeter. Menjelang siang, ketinggian air mulai surut hingga 20 cm.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cirebon Dadang Suhendra mengatakan banjir yang menerjang delapan desa di empat kecamatan itu disebabkan meluapnya air Sungai Cisanggarung dan Cijangkelok. Debit air di kedua sungai tersebut meningkat karena curah hujan tinggi serta mendapat kiriman air dari hulu sungai tersebut.

Ia memaparkan, ada sekira 3 ribu rumah terdampak banjir. Faktor yang membuat aliran Sungai Cisanggarung dan Sungai Cijangkelok bisa meluap karena terdapat enam klep di pintu air sungai itu mengalami rusak. Akibatnya, air dari dua sungai itu masuk ke permukiman warga.

"Ada enam klep yang rusak. Tadi sempat bilang tanggul, tapi ternyata bukan tanggulnya yang jebol," kata Dadang kepada Okezone, Senin (17/2/2020).

Lebih lanjut dia menjelaskan, empat kecamatan yang terdampak banjir adalah Ciledug, Pabedilan, Losari, dan Pasaleman.

Sedangkan dari empat kecamatan itu, ada delapan desa yang terendam banjir. Masing-masing adalah Desa Tanjung Anom, Cilengkrang, Tonjong, Cilengkrang Girang, Jatiseeng Kidul, Ciledug Wetan, Babakan Losari Lor, dan Tawangsari.

"Ada empat kecamatan dan delapan desa yang terendam banjir. Ini karena ada pertemuan aliran Sungai Cijangkelok dan Sungai Cisanggarung. Ditambah ada kiriman air dari hulu, jadi air meluap ke permukiman warga, " pungkasnya.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini