nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pasca-Banjir Cirebon, Katup Pintu Air Sungai Cisanggarung Akan Diperbaiki

Fathnur Rohman, Jurnalis · Selasa 18 Februari 2020 14:38 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 18 525 2170301 pasca-banjir-cirebon-katup-pintu-air-sungai-cisanggarung-akan-diperbaiki-iAvIMcKmjX.JPG Banjir di Cirebon. (Foto: Okezone.com/Fathnur Rohman)

CIREBON - BPBD Kabupaten Cirebon berencana akan memperbaiki enam klep atau katup pintu air di Sungai Cisanggarung yang rusak. Hal ini dilakukan agar air dari Sungai Cisanggarung tak lagi meluap dan merendam permukiman warga saat hujan deras turun.

"Insya Allah ada perbaikan, mas," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cirebon Dadang Suhendra, saat dihubungi Okezone lewat pesan singkat, Selasa (18/2/2020).

Dadang menyampaikan, rusaknya enam klep pintu air di Sungai Cisanggarung menjadi salah satu faktor penyebab banjir di empat kecamatan di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat pada Senin 17 Februari 2020.

Sungai Cisanggarung dan Sungai Cijangkelok tidak mampu menampung debit air yang mengalami peningkatan karena curah hujan tinggi. Situasi diperparah karena adanya kiriman air dari hulu sungai. Akibatnya air di dua sungai meluap ke permukiman warga di Kecamatan Ciledug, Kecamatan Pabedilan, Kecamatan Pasaleman, dan Kecamatan Losari.

Banjir di Cirebon. (Foto: Fathnur Rohman/Okezone)

"Ada delapan desa dari empat kecamatan yang terendam banjir. Ini karena ada pertemuan aliran Sungai Cijangkelok dan Sungai Cisanggarung. Ditambah ada kiriman air dari hulu, jadi air meluap ke pemukiman warga, " ujar Dadang.

Sekitar tiga ribu rumah di empat kecamatan tersebut terdampak banjir. Banjir yang terjadi sejak Senin dini hari kemarin itu memiliki ketinggian bervariasi. Rata-rata ketinggian air mencapai 60 cm hingga 80 cm.

Baca juga: Banjir yang Melanda 4 Kecamatan di Cirebon Berangsur Surut

Masih dikatakannya, sejumlah warga yang terdampak banjir sempat mengungsi. Namun menjelang siang, banjir yang merendam empat kecamatan mulai surut dan membuat warga kembali ke rumahnya masing-masing.

"Di Cilengkrang ada 120 warga yang mengungsi. Tapi karena sudah surut mereka sudah kembali ke rumah masing-masing," imbuhnya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini