Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Dipicu soal Asmara, Pemuda Jambi Terlibat Tawuran Tiap Pekan

Azhari Sultan , Jurnalis-Rabu, 19 Februari 2020 |18:03 WIB
Dipicu soal Asmara, Pemuda Jambi Terlibat Tawuran Tiap Pekan
Ilustrasi Tawuran (Foto: Okezone)
A
A
A

JAMBI - Aksi tawuran antar pemuda terjadi di Jambi. Ironisnya, sudah terjadi selama tiga kali tiap pekan di kawasan Tugu Pers, Murni, Telanaipura, Kota Jambi. Diduga, pangkal persoalannya dipicu asmara.

Menurut informasi yang dihimpun, aksi tawuran tersebut pecah setelah sejumlah pemuda Kelurahan Legok bersatu dengan pemuda Kelurahan Rajawali menyerang pemuda Kelurahan Lebak Bandung dan Murni.

Namun aksi itu tak berlangsung lama, karena aparat kepolisian Polsek Telanaipura berhasil melerai serta membubarkan puluhan pemuda tersebut. Bahkan, untuk membubarkannya petugas harus beberapa kali menembakan senjata ke udara sebagai peringatan.

Kapolsek Telanaipura, AKP Yumika saat dihubungi, mengakui adanya kejadian tersebut. Saat ini, katanya, pihaknya telah melakukan beberapa langkah dalam rangka mencegah aksi tawuran.

Di samping itu, upaya melaksanakan rapat bersama stake holder terkait, seperti pihak Kecamatan Danau Sipin yang terdiri dari beberapa kelurahan.

"Dari laporan yang diterima, aksi tawuran sudah terjadi sebanyak tiga kali. Namun, untuk yang ketiga ini berhasil kita cegah dengan melaksanakan patroli serta menempatkan anggota di sekitar wilayah yang disinyalir menjadi tempat aksi itu," ungkapnya, Rabu (19/2/2020).

Tugu Pers

Baca Juga: Pascatawuran Geng Motor, Polres Jakpus Tingkatkan Patroli Rutin

Terkait pemicu utamanya, dia menambahkan masih dalam penyelidikan. Namun, dari informasi yang dirangkum bahwa sebelumnya sempat terjadi perkelahian antar pemuda di beberapa wilayah, sehingga melebar kepada pemuda serta teman-temannya di beberapa wilayah itu.

"Saat ini, pihaknya sudah mengamankan tiga orang pemuda dan akan menjalani proses pemeriksaan," tegas Yumika.

Selanjutnya, Kapolsek juga mengimbau kepada seluruh orangtua agar dapat mengontrol anak-anaknya agar tidak ikut-ikutan dalam aksi tawuran maupun kriminilatas lainnya.

"Apabila masih kami temukan, maka kami memberikan tindakan tegas kepada pemuda yang terlibat dalam aksi tawuran tersebut," tandas Yumika.

(Edi Hidayat)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement