MELAWI - Misteri kematian kakak-adik, Sandi Purwanto (18) dan Aina Nursifa (4), di Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat akhirnya terungkap. Keduanya adalah korban penganiayaan hingga tewas.
Kapolres Melawi, AKBP Tris Supriadi mengatakan, Rabu (19/2/2020), pelaku penganiayaan berinisial D, tak lain adalah orang yang dikenal oleh orangtua korban.
Kapolres mengungkapkan, penyidik awalnya memeriksa sembilan saksi, baik dari pelapor maupun di tempat kejadian perkara. Tersangka termasuk salah satu saksi yang sempat diperiksa.
Hasil pemeriksaan, dugaan siapa sebenarnya pelaku mengarah kepada D. Setelah diselidiki lebih lanjut, D ditetapkan sebagai tersangka dalam tindak penganiayaan ini.
"Tersangka sempat diperiksa sebagai saksi," kata Tris.
Korban penganiayaan tak hanya Sandi dan Nursifa, tapi juga ibu keduanya, Wita. Wita menjalani operasi di bagian kepala akibat. Setelah siuman, Wita baru dapat bersaksi.
