BRASILIA - Seorang politisi Brasil terkena tembakan peluru karet setelah mencoba menggunakan kendaraan konstruksi untuk membubarkan polisi militer yang berdemonstrasi menuntut gaji yang lebih baik.
Surat kabar O Globo melaporkan, insiden itu terjadi saat Mantan Gubernur Negara Bagian Ceara, Senator Cid Gomes menghadapi demonstrasi oleh personil polisi militer yang menuntut kenaikan gaji di kota asalnya, Sobral pada Rabu, 19 Februari 2020. Gomes berusaha menghentikan para demonstran yang menghalangi polisi lain menjaga keamanan di jalanan.
Diwartakan Russia Today, Kamis (20/2/2020), politikus itu mulanya berteriak kepada para petugas melalui pengeras, meminta mereka untuk pergi. Setelah mereka menolak, Gomes naik ke buldoser dan menabrak pagar yang dijaga para demonstran bertopeng yang berpakaian hitam.
BREAKING NEWS: Senator Cid Gomes was shot by a rubber bullet while trying to break into police barracks, driving a DIGGER. Mr. Gomes tried to break a picket line made by a group of police officers who are demanding increased salaries #BrazilianReport pic.twitter.com/NSJY58LZ0o
— The Brazilian Report (@BrazilianReport) February 19, 2020
Video dari tempat kejadian menunjukkan pengunjuk rasa melemparkan proyektil ke arah buldoser yang dikendarai Gomes.
Jendela buldoser itu pecah, sementara beberapa suara tembakan terdengar. Gomes yang berdarah kemudian dibawa keluar dari buldoser dan dikawal oleh para pendukungnya.
Menurut keterangan saudaranya, Gomes terkena tembakan dua peluru karet. Politikus itu sendiri kemudian mengonfirmasi di Twitter bahwa dirinya menderita luka-luka yang tak mengancam nyawanya.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.