nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Suami di Australia Bunuh Diri Setelah Bakar Mobil Berisi Istri dan 3 Anaknya

ABC News, · Sabtu 22 Februari 2020 03:06 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 22 18 2172405 suami-di-australia-bunuh-diri-setelah-bakar-mobil-berisi-istri-dan-3-anaknya-e4EYPyGpV4.jpg Pihak Berwenang di Camp Hill, Brisbane, Australia Tempat Mobil Dibakar Sedang Melakukan Evakuasi (foto: ABC News/Lexy Hamilton-Smith)

BRISBANE - Seorang Ibu dan ketiga anaknya dilaporkan tewas di dalam mobil yang diduga dibakar oleh suaminya sendiri di kawasan Camp Hill, Brisbane, Australia. Belakangan diketahui, suami dan istrinya tersebut tidak lagi hidup bersama.

Hannah Clarke, yang juga dikenal sebagai Hannah Baxter (31), sempat dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis. Namun, akhirnya meninggal dunia karena luka yang dideritanya.

Baca Juga: Indonesia Minta Jepang Jamin Hak-Hak 78 WNI di Kapal Diamond Princess 

Ketiga anak dari pasangan tersebut yang berusia enam, empat, dan tiga tahun juga tewas di dalam mobil, pada Rabu 19 Februari 2020, sekira pukul 08.30.

Suami Hannah, Rowan Baxter yang merupakan mantan atlet rugby profesional dari klub Warriors di Selandia Baru, tewas akibat luka tusukan yang dilakukannya sendiri di jalan setapak dekat mobil tersebut, setelah diduga menyiram keluarganya dengan bensin.

Hannah dan Rowan Baxter bersama ketiga anak mereka. Kelimanya tewas dalam insiden yang diduga polisi sebagai aksi pembunuhan yang diakhiri dengan bunuh diri. (foto: Facebook)	 

Hannah sempat melompat keluar dari mobil dan berteriak, "dia menyiram saya dengan bensin".

"Ada tiga orang anak yang berusia di bawah 10 tahun yang meninggal dunia di dalam mobil," kata Detektif Inspektur Mark Thompson.

"Kami juga menemukan seorang pria yang meninggal dunia, yang dikenal oleh ketiga anak-anak ini."

Polisi menyampaikan hasil pemeriksaan awal mereka yang mengindikasikan bahwa Hannah berada di kursi pengemudi dan Rowan duduk di kursi penumpang bagian depan, sebelum insiden tersebut terjadi.

Inspektur Mark mengatakan, Hannah dilarikan ke rumah sakit dengan kondisi terluka parah, termasuk luka bakar.

"Pemandangan yang mengerikan," katanya.

Ia juga mengatakan bahwa ada "wilayah lain yang menjadi perhatian polisi" dan polisi akan segara mengumumkan tempat kejadian perkara lainnya.

"Bagaimana awalnya api mulai menyala belum bisa dipastikan sampai sekarang."

"Untuk kami, menyebut kasus ini sebagai pembunuhan yang diikuti oleh bunuh diri atau kecelakaan yang tragis tidaklah pantas."

"Inilah yang sedang kami selidiki apa yang sebenarnya terjadi hari ini."

Menurut keterangan website pusat kebugaran yang dikelola Rowan dan istrinya Hannah di Capalaba, ia memiliki lebih dari 20 tahun pengalaman di dunia olahraga dan industri kebugaran.

Menurut petugas senior dari layanan ambulans Queensland, Adrian Tong, warga yang melintas telah mencoba sekuat tenaga untuk menolong mereka melarikan diri dari dalam mobil.

"Ada seseorang yang mencoba membantu," kata Adrian.

"Saya pikir ia telah mencoba sekuat tenaga untuk mendekati mobil tersebut."

Baca Juga: Roger Stone, Sahabat Juga Penasihat Presiden Trump Dipenjara 3 Tahun 

Warga yang mencoba memberikan pertolongan mengalami luka bakar ringan di bagian atas badannya dan wajahnya.

Adrian juga menyampaikan bahwa Hannah mengalami luka bakar yang parah di beberapa bagian tubuhnya yang krusial.

"Kami mencoba menjaganya untuk tetap bernafas di tempat kejadian dan dia dilarikan dengan ambulans ke rumah sakit," katanya.

Tujuh mobil ambulans dan lebih dari 30 polisi ada di tempat kejadian perkara.

Kru ambulans yang ada di tempat kejadian kemudian diminta untuk tidak melakukan apa-apa sebelum ada pemberitahuan selanjutnya.

"Kru yang pertama kali tiba di tempat kejadian harus berhadapan dengan api dari mobil yang terbakar," kata Adrian.

"Kami sudah melakukan apa yang kami bisa lakukan, tapi kondisinya sangat menantang."

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini