nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Detektif Senior Ditarik dari Penyelidikan Kasus Suami Bakar Mobil Berisi Istri & 3 Anak

ABC News, Jurnalis · Sabtu 22 Februari 2020 04:14 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 22 18 2172406 detektif-senior-ditarik-dari-penyelidikan-kasus-suami-bakar-mobil-berisi-istri-3-anak-Jm551iwyEP.jpg Detektif Senior Mark Thompson Bicara Kepada Media Mengenai Kasus Pembunuhan Istri dan 3 Anak Disertai Bunuh Diri di Brisbane, Australia (foto: AAP: Dan Peled/ABC News)

BRISBANE - Seorang detektif senior di negara bagian Queensland, Mark Thompson, ditarik dari tugasnya untuk menyelidiki kasus pembakaran mobil yang menewaskan lima orang di Brisbane, Australia.

Kasus pembakaran mobil tersebut memiliki unsur pembunuhan sekaligus bunuh diri, dengan latar belakang masalah kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Baca Juga: Roger Stone, Sahabat Juga Penasihat Presiden Trump Dipenjara 3 Tahun 

Hannah Clarke (31), tewas bersama dengan ketiga anaknya Laianah, Aaliyah dan Trey, dengan pembunuhnya adalah suaminya Rowan Baxter yang kemudian juga tewas bunuh diri, pada Rabu 19 Februari 2020.

Hannah Clarke tewas bersama tiga anaknya Laianah, Trey dan Aayliah dengan pelakunya adalah suaminya Rowan Baxter. (Facebook)	 

Hannah Clarke tewas bersama tiga anaknya Laianah, Trey dan Aayliah dengan pelakunya adalah suaminya Rowan Baxter. (foto: Facebook)

Dalam keterangannya kepada media hari, detektif Mark menjelaskan ada kemungkinan Rowan Baxter melakukan tindakannya karena "tekanan terlalu jauh" yang dialaminya.

Pernyataan Mark dianggap sebagai pernyataan menyalahkan korban, yakni Hannah, sebagai istri Rowan.

Kepala Kepolisian Queensland, Commissioner Katarina Carroll mengatakan harus menarik Mark dari penyidikan kasus, karena ucapan sehari sebelumnya.

Commissioner Carroll mengatakan Mark secara sukarela menerima permintaan yang disampaikan oleh Katrina, saat mereka berbicara lewat telpon.

"Saya setuju dengan keputusannya," kata Carroll.

"Untuk kebaikan bagi Mark, saya sendiri dan kepolisian, ingin menghindari berbagai keributan sampingan dan konsentrasi sepenuhnya ke masalah utama."

"Ada seorang ibu dan tiga anak yang dibunuh, dan saya ingin mengkonsentrasikan pada hal tersebut."

Berbicara hari Kamis, Mark menekankan "tugas kami sebagai penyidik melihat semuanya dengan pikiran terbuka.'

"Apakah ini masalah seorang perempuan menderita kekerasan rumah tangga dan dia dan anaknya tewas di tangan suaminya, atau kemungkinan suami mendapat tekanan yang terlalu jauh oleh isu yang dihadapinya, kemudian melakukan tindakan tersebut?" ujarnya.

"Itulah sebabnya saya ingin orang-orang untuk berbicara dengan kami. Bila kami ingin membuat gambaran lengkap mengenai apa yang terjadi, kami harus bisa berbicara dengan semua orang."

Berbicara sebelumnya dengan ABC Radio Brisbane, Commissioner Katarina mengecam keras pernyataan Mark.

"Saya kira hanya satu cara untuk menggambarkannya dan ini adalah pernyataan paling buruk yang menyalahkan korban."

"Saya meminta maaf kepada masyarakat dan korban mengenai pernyataan tersebut."

Hannah dan Rowan Baxter bersama ketiga anak mereka. Kelimanya tewas dalam insiden yang diduga polisi sebagai aksi pembunuhan yang diakhiri dengan bunuh diri. (foto: Facebook)

Hannah dan Rowan Baxter bersama ketiga anak mereka. Kelimanya tewas dalam insiden yang diduga polisi sebagai aksi pembunuhan yang diakhiri dengan bunuh diri. (foto: Facebook)

Baca Juga: WNI di Diamond Princess Kecewa Pemerintah Berencana Jemput dengan Kapal Perang 

"Dia adalah seorang polisi yang sudah melindungi komunitas Queensland dan sudah bekerja keras selama ini."

"Dia kecewa karena dia tidak mengerti mengapa dia mengatakan hal tersebut."

"Saya meminta maaf atas apa yang dikatakannya. Kata-kata yang digunakannya salah, dan cara menyampaikannya juga tidak harus begitu," tambah Katarina.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini