Pencurian Mesin ATM Rp891 Juta Direncanakan dari Dalam Penjara

Taufik Budi, Okezone · Senin 24 Februari 2020 23:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 24 512 2173555 pencurian-mesin-atm-rp891-juta-direncanakan-dari-dalam-penjara-V1kCisRSWn.jpg Barang bukti mesin ATM yang dibobol di Jawa Tengah (Foto: Taufik Budi)

SEMARANG – Pencurian mesin ATM BCA berisi uang Rp891 juta di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah dilakukan lima pelaku. Mereka bukan pertama kali melakukan aksi tersebut.

Para pelaku merupakan residivis. Bahkan, ketika berada di penjara, para pelaku justru bekomplot untuk merencanakan aksi pencurian selanjutnya ketika keluar dari bui.

“Dari hasil pemeriksaan, para pelaku ini sebelumnya sudah pernah bertemu di dalam LP untuk perkara lain,” kata Gultom Kasubdit 1 Ditreskrimum Polda Jateng, AKBP Parasian Herman, Senin (24/2/2020).

Komplotan pelaku di antaranya YT alias AP alias FA berperan sebagai driver, kemudian AD yang bertugas mengambil barang hasil kejahatan dan membuka mesin ATM. Selanjutnya adalah seorang perempuan SYT berperan menerima hasil dari kejahatan pencurian mesin ATM.

Baca Juga: Polisi Ultimatum DPO Pencurian Mesin ATM Ditembak di Tempat 

Pembobol mesin ATM

Dua pelaku yang masih buron (DPO) ialah SY alias IP alias DD berperan mempunyai ide, mengambil barang hasil kejahatan, menentukan sasaran, menyediakan alat, membagi uang hasil kejahatan, serta PL berperan mengambil barang hasil kejahatan dan membuka mesin ATM.

“Jadi, setelah pelaku terakhir atas nama YT keluar (penjara) bulan Desember (2019), kemudian mereka bersepakat kembali untuk melakukan pekerjaan, yaitu pekerjaan untuk mencuri ATM dan ini sudah pernah mereka lakukan sebelumnya,” ujarnya.

“Pada saat itu, mereka pernah ditahan LP Cirebon, jadi pelaku sudah berulang kali melakukan pencurian ATM dan terakhir tertangkap oleh kita (Polda Jawa Tengah),” imbuhnya.

Sementara Kabid Humas Polda Jateng Kombes Iskandar Fitriana Sutisna menambahkan, AD dan SYT telah diamankan Ditreskrimum Polda Jateng. Sedangkan YT, kini menjalani proses hukum di Tanjung Priok Jakarta, karena juga terlibat kasus penipuan.

“Ada satu lagi tersangka yang saat ini diproses di Jakarta. Dia melakukan juga aksi penipuan di sana atas nama YT, tersangka penipuan di Tanjung Priok Jakarta. Juga tersangka di sini kasus pembobolan ATM (Magelang),” tutur dia.

Baca Juga: Kronologi Pembobolan Mesin ATM Berisi Rp891 Juta 

Para pelaku tak hanya melakukan kejahatan di Jawa Tengah, tetapi juga di luar daerah. Meski berulang kali berurusan dengan polisi hingga mendekam di penjara, namun mereka tak kunjung jera. Bahkan, pelaku juga melibatkan istrinya untuk turut andil dalam aksi kejahatan.

“Yang kita lihat peran dari dua tersangka yang sudah kita amankan ini, tersangka inisial AD ini diajak dari Jawa Barat datang ke Jawa Tengah, diajak dan tadi sudah kita tanya ternyata pelaku-pelaku ini sudah beberapa kali melakukan tindak pidana ," tuturnya.

“Yang masih DPO saja, kita sudah kita ketahui dia sudah melakukan 5 kali (kejahatan). Pertama dia melakukan pencurian pintu air itu sudah 3 kali dan sudah divonis, kemudian berikutnya melakukan pencurian sepeda motor juga sudah divonis. Terakhir melakukan lagi pencurian ATM, yang kita lihat modusnya mereka menggunakan alat las,” katanya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini