KAIRO - Mantan Presiden Mesir Hosni Mubarak telah meninggal dunia di Kairo pada usia 91 tahun. Mubarak berkuasa selama tiga dekade sebagai Presiden Mesir sebelum digulingkan dalam pemberontakan pada 2011.
Dia dinyatakan bersalah atas keterlibatannya dalam pembunuhan para demonstran selama revolusi Musim Semi Arab di Mesir, namun dakwaan itu kemudian dibatalkan dan dia dibebaskan pada Maret 2017.
BACA JUGA: Mantan Presiden Mubarak Dikabarkan Meninggal Dunia
Pada 2012, Mubarak dijatuhi hukuman penjara seumur hidup atas kematian beberapa dari 900 pengunjuk rasa yang dibunuh oleh pasukan keamanan selama pemberontakan setahun sebelumnya. Baik dia dan kedua putranya juga dihukum atas tuduhan korupsi.
Wafatnya Mubarak dikonfirmasi oleh kantor berita Mesir pada Selasa, 25 Februari 2020, setelah sebelumnya di hari yang sama, terlebih dahulu dilaporkan meninggal dunia di rumah sakit militer oleh laman Al-Watan, demikian diwartakan BBC, Selasa (25/2/2020).
Lahir pada tahun 1928, Mubarak memasuki angkatan udara ketika masih remaja dan terus memainkan peran kunci dalam perang Arab-Israel pada 1973.
Dia menjadi presiden kurang dari satu dekade kemudian, setelah pembunuhan Presiden Anwar Sadat, dan memainkan peran kunci dalam proses perdamaian Israel-Palestina.
Pada Januari 2011, ketidakpuasan akan pemerintahan Mubarak yang dipenuhi korupsi dan dinilai gagal meningkatkan kesejahteraan rakyat memuncak, memunculkan demonstrasi dan kerusuhan yang memaksanya mengundurkan diri.
Mubarak sempat menjalani operasi pada akhir Januari lalu, dan sempat difoto bersama cucunya saat dia menjalani pemulihan.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.