Namun, sambung Yusri, perwakilan warga mengatakan bahwa hal tersebut belum diserahkan ke Pemda dan masih milik Perum JGC hingga warga menanyakan Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) Pembangunan Perumahan tersebut. Warga meminta jika pihak Perum JGC untuk menghentikan dan membuang air ke permukiman warga.
"Mediasi dan pertemuan selesai berjalan dengan aman dan kondusif," lanjut Yusri.
Namun, sekira pukul 10.00 WIB, Mal AEON didatangi oleh sejumlah warga melakukan pengerusakan rambu dan pagar mal bagian belakang dan satu restauran dirusak kacanya, selain itu massa merusak rumah parkir di belakang Mal AEON.
"Massa berhasil didorong keluar area mal oleh pasukan dari Polres dan Patra Brimob. Dan saat ini sudah bersih dari massa dan dijaga oleh petugas," pungkasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.