nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polda Sumut Periksa 6 Anggota DPRD Nias Selatan Terkait Billing Hotel Fiktif

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis · Rabu 26 Februari 2020 20:48 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 26 608 2174662 polda-sumut-periksa-6-anggota-dprd-nias-selatan-terkait-billing-hotel-fiktif-z4Ik0iHbI9.jpg Ilustrasi Tim Ditreskrimsus Polda Sumut (foto: Okezone/Wahyudi AS)

MEDAN - Sebanyak 21 orang anggota DPRD Nias Selatan, Sumatera Utara, dipanggil ke hadapan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Utara. Mereka diminta hadir untuk diperiksa terkait kasus dugaan korupsi pada pembayaran hotel fiktif di Medan pada tahun 2018 lalu.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, ke 21 anggota DPRD Nias Selatan itu dijadwalkan pemeriksaannya pada hari ini. Namun hingga petang tadi, hanya 6 orang diantaranya yang memenuhi panggilan peyidik.

Baca Juga: Pembunuh Siswi SMK di Tapanuli Utara Divonis 20 Tahun Penjara

"Iya benar, kita memanggil anggota DPRD Nias Selatan periode 2014-2019. Terkait kasus dugaan korupsi billing hotel tahun 2018. Tapi dari yang dipanggil, hanya 6 yang hadir dan telah kita lakukan pemeriksaan terhadap mereka," kata Tatan usai mendampingi Kapolda Sumut, Irjen Martuani Sormin, berkunjung ke Warkop Jurnalis Medan, Rabu (26/2/2020).

Tatan lebih lanjut menjelaskan, keenam anggota DPRD Nias Selatan itu diperiksa sebagai saksi dalam kasus itu. "Semuanya masih sebatas saksi. Untuk yang belum hadir akan kita panggil lagi,"sebutnya.

Dugaan korupsi dan manipulasi boking hotel ini terjadi pada tahun 2018 di salah satu hotel di Kota Medan. Kasus itu mencuat setelah direktur hotel tersebut melaporkan manajer keuangannya ke polisi, karena mengeluarkan boking fiktif untuk pemesanan hotel 21 anggota DPRD Nias Selatan.

Baca Juga: Berenang di Danau Toba, Pelajar SMP Tewas Tenggelam

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini