Turki Izinkan Pengungsi Menuju Eropa, Yunani dan Bulgaria Berusaha Menghalangi

Rachmat Fahzry, Okezone · Sabtu 29 Februari 2020 15:09 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 29 18 2176102 turki-izinkan-pengungsi-menuju-eropa-yunani-dan-bulgaria-berusaha-menghalangi-rLH5Hx6uMR.jpg Anak-anak korban perang di Idlib, Suriah. (Foto/UNHCR)

ANKARA – Turki mengizinkan kelompok pengungsi menuju Eropa karena tidak punya pilihan untuk menampung jutaan pengungsi Suriah.

Keputusan Turki tersebut terjadi setelah serangan pemerintah Suriah di Idlib menewaskan 33 tentara Turki.

Yunani dan Bulgaria, yang berbatasan dengan Turki telah mengirim bala bantuan untuk mencegah para pengungsi masuk ke wilayahnya. Polisi Yunani menghalangi upaya untuk melintasi perbatasan dengan gas air mata.

Pasukan pemerintah Suriah, yang didukung oleh Rusia, berusaha merebut kembali Idlib dari kelompok-kelompok jihad dan oposisi yang didukung Turki.

Baca juga: Rusia Kirim Kapal Perang ke Suriah Pasca Serangan yang Tewaskan 33 Tentara Turki

Baca juga: Ketegangan Turki-Rusia Meningkat Dampak Situasi di Idlib Suriah

Turki menampung 3,7 juta pengungsi Suriah dan juga migran dari negara lain seperti Afghanistan, tetapi negara ini sebelumnya telah menghentikan kelompok pengungsi menuju Eropa berdasarkan kesepakatan terkait bantuan dengan Uni Eropa.

Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis mengatakan jumlah besar migran berkumpul di perbatasan. "Tidak ada entri ilegal ke Yunani akan ditoleransi," kata dia mengutip BBC, Sabtu (29/2/2020).

Direktur Komunikasi Turki Fahrettin Altun mengatakan para migran merupakan masalah Eropa dan dunia. Dia mengatakan Turki "tidak punya pilihan" selain melonggarkan kontrol perbatasan karena tidak mendapat cukup dukungan untuk menampung pengungsi Suriah.

Setidaknya 465 warga sipil, termasuk 145 anak-anak, telah tewas di Idlib sejak Desember, sebagian besar dari mereka menjadi korban serangan oleh pemerintah Suriah dan sekutunya, menurut PBB.

(fzy)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini