Hal itu lanjut dia, karena pemerintah akan dianggap gagal dalam melindungi masyarakat. Dirjen WHO dalam pernyataannya pada tanggal 27 Pebruari 2020 juga mengkritik adanya negara yang terlalu percaya diri tidak adanya kasus Covid-19.
Dalam kata-katanya Dirjen WHO itu berujar; 'No country should assume it won’t get cases. That could be a fatal mistake, quite literally'. (Tidak seharusnya ada negara yang mengasumsikan bahwa mereka tidak mendapat kasus. Hal tersebut bisa menjadi kesalahan fatal, dalam arti sebenarnya).
"Mudah-mudahan kritik Dirjen WHO itu tidak ditujukan ke Indonesia," tandasnya.
(Rizka Diputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.