JAKARTA - Warga Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur, Eli mengaku betah meskipun tempat tinggalnya berdampingan dengan banjir. Eli mengaku, banyak kenangan di sana yang membuatnya ogah pindah.
"Di sini mah banjir terus. Saya tinggal dari saya lahir tahun 1975," katanya saat berbincang dengan Okezone, Sabtu (29/2/2020).
Baca Juga: Ini Faktor Penyebab Banjir Jakarta pada 23-24 Februari
Eli mengaku walaupun berdampingan dengan banjir, namun dirinya merasa betah tingga di Kampung Pulo. "Ya di sini rumah sendiri, jadi lebih nyaman aja, gimana yah kita kan lahir di sini, apa-apa di sini jadi betah aja gitu. Meskipun suka banjir," bebernya.
Namun, Eli tak membantah jika dirinya selalu saja khawatir jika banjir tiba-tiba datang. Bahkan, dia sangat mengingat saat banjir dalam usai malam pergantian tahun 2020.
"Kalau was-was pasti ada. Tapi kalau kaya kemarin pas tahun baru, saya enggak ada persiapan apa-apa. Tiba-tiba langsung tinggi aja," ujarnya.
Saat banjir datang, Eli bersama warga lainnya sudah pasrah jika barang-barang berharga miliknya terendam. Dia menuturkan, bersama keluarga kerap mengungsi ke rumah saudaranya jika banjir tinggi merendam tempat tinggalnya.
"Ya kalau banjir, pasti alat masak, kasur, kursi. TV dan motor pasti dah jadi korban. Kalau banjir dalem, saya nginep di rumah saudara di daerah Manggarai," ujarnya.
Saat ditanya apakah akan pindah dari Kampung Pulo, Eli mengaku akan bermusyawarah dengan warga lain. Hal ini menyusul jika ada penggusuran atau relokasi oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
"Kita mah ikut warga lainnya saja. Kalau mau direlokasi terus harga cocok," tuturnya.
Baca Juga: 495 Ruas Jalan di Jakarta Rusak Pasca-Banjir
(Fiddy Anggriawan )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.