Share

Ritual Kawalu, Kawasan Baduy Dalam Akan Tutup Selama Tiga Bulan

Rasyid Ridho , Sindonews · Senin 02 Maret 2020 22:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 02 340 2177114 ritual-kawalu-kawasan-baduy-dalam-akan-tutup-selama-tiga-bulan-p6JKm4IXnN.jpg Foto: Ist

LEBAK - Wisatawan yang berencana mengunjungi Kawasan Wisata Adat Baduy Dalam di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten dalam waktu dekat ini harus mengatur ulang jadwalnya. Sebab, selama tiga bulan kedepan kawasan baduy dalam ditutup untuk wisatawan.

Berdasarkan surat pemberitahuan bulan kawalu yang dikeluarkan oleh Desa Kanekes nomor 145/09/PEM, penutupan dilakukan setelah adanya musyawarah antara tangtu tilu jaro tujuh dan pemerintah Desa Kanekes.

Perangkat Desa Kanekes Sarpin mengatakan, ditutup kawasan baduy dalam terdiri dari kampung Cibeo, Cikartawana dan Cikeusik marena masyarakatnya sedang menggelar ritual Kawalu atau menutup diri dari masyarakat luar.

"Penutupan dilakukan sejak 25 Februari hingga 31 Mei 2020 mendatang. Pengunjung tidak diperbolehkan masuk kedalam kawasan baduy dalam," kata Sarpin saat dikonfirmasi, Senin (2/3/2020).

Dalam kalender masyarakat baduy, penutupan selalu dilakukan pada 1 kalawu tembey sampai dengan 1 safar. Tapi tenang, wisatawan tetap bisa mengunjungi Baduy Luar sebatas dari kampung Ciboleger hinya ke Perkampungan Gajeboh yang merupakan kampung terakhir sebelum masuk kawasan Baduy Dalam.

"Yang boleh masuk (sampai baduy dalam) hanya tamu dari instansi pemerintah, itupun paling banyak 10 orang, tamu untuk kepentingan ziarah dan rombongan keperluan penelitian," pungkasnya.

Sarpin menjelaskan, Ritual Kawalu dilakukan selama satu tahun sekali. Ritual ini dijalankan sebelum upacara ritual seba baduy.

Seba merupakan silaturahmi antara warga baduy dengan pemerintah baik Kabupaten Lebak maupun Provinsi Banten. Selain silaturahmi, masyarakat baduy juga akan menyerahkan hasil bumi.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini