PADANG - Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menyatakan tidak ingin insiden petugas Panitia Pemungutan Suara (PPS) meninggal dunia saat bertugas terulang. Diketahui, ratusan petuga PPS meninggal dunia usai menjalankan tugasnya pada Pileg dan Pilpres 2019.
Karena itu, ia meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan petugas PPS memiliki kesehatan yang baik. Jika perlu berusia muda namun tetap berintegritas.
Semua itu dilakukan agar tidak ada petugas PPS yang sakit bahkan hingga meninggal usai bertugas dengan tekanan dan beban tugas yang berat pada Pilkada Sumbar yang digelar September 2020.
"KPU perlu melakukan itu agar penyelenggara pilkada di Sumatera Barat dapat berjalan dengan baik dan lancar. Kita berharap tidak ada PPS yang jadi korban dalam penyelenggaraan pilkada, jika perlu nihil,” harapnya, Jumat (6/3/2020).
Lebih lanjut Irwan Prayitno menyampaikan, pemilihan panitia pemungutan suara oleh KPU juga dilampiri dengan surat kesehatan dari rumah sakit yang menyatakan sehat baik fisik maupun mental.