JAKARTA - Mewabahnya virus korona atau Covid-19 cukup mengganggu beberapa agenda penting Internasional, misalnya seperti Olimpiade, Liga Inggris dan beberapa pertemuan antar-negara di dunia.
Lalu, bagaimana dengan agenda nasional di Indonesia seperti Pilkada serentak tahun 2020 dibeberapa wilayah Indonesia. Apakah masuknya virus itu akan mengganggu tahapan pesta demokrasi tersebut.
Baca juga: Filipina Akan Umumkan Darurat Kesehatan Nasional untuk Bendung Penularan Covid-19
Menurut Wasekjen PPP Achmad Baidowi, menjelang Pilkada 2020, sebaiknya pemerintah melalui instansi terkait harus lebih serius melakukan pencegahan dan menekan penyebaran virus yang dikategorikan mematikan tersebut.
"Memang penanganan korona harus lebih serius, karena korona rawan tersebar tak terkendali ketika melibatkan keramaian," kata Awiek sapaan akrabnya kepada Okezone, Minggu (8/3/2020).
Baca juga: Pusat Karantina Virus Korona di Quanzhou Runtuh, Puluhan Orang Terjebak
Awiek berpandangan, Pilkada menyedot perhatian banyak masyarakat. Oleh sebab itu, tidak ada salahnya apabila pencegahan virus korona lebih digalakan.
"Nah di Pilkada melibatkan banyak massa khususnya dalam pelaksanaan kampanye," ujar Awiek.
Awiek menyebut, masih ada waktu untuk lebih meningkatkan pencegahan dari virus korona tersebut sebelum masuknya tahapan awal pesta demokrasi itu.
"Pilkada masih September jadi masih ada waktu," tutup Awiek.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.