Takut Baku Tembak KKB Vs TNI-Polri, Ratusan Warga di Tembagapura Papua Mengungsi

iNews TV, MNC Media · Minggu 08 Maret 2020 09:53 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 08 340 2179941 takut-baku-tembak-kkb-vs-tni-polri-ratusan-warga-di-tembagapura-papua-mengungsi-hzIhAiflIG.jpg Evakuasi warga ke Polsek Tembagapura, Mimika, Papua (iNewsTV/Nathan)

TIMIKA - Sebanyak 699 warga dari Distrik Tembagapura dievakuasi oleh aparat keamanan ke Kota Timika, Kabupaten Mimika, Papua, Sabtu 7 Maret kemarin. Proses evakuasi tersebut untuk yang kedua kalinya setelah sebanyak 258 warga dievakuasi, Jumat 6 Maret lalu.

Ratusan warga baik anak-anak dan orang dewasa dievakuasi ke Kota Timika dengan menggunakan 11 bus yang dilapisi baja antipeluruh milik PT Freeport Indonesia.

Usai tiba di Timika, ratusan warga tersebut sementara ditampung di Markas Kaveleri 3 Srigala Ceta sebelum dipulangkan ke rumah keluarga mereka yang tersebar di Timika dan sekitarnya baik di Kwamki Narama, SP2 Utikini dan SP3.

iNewsTV melaporkan, warga dievakuasi karena mereka merasa terancam dengan kontak tembak antarakelompok bersenjata dan TNI-Polri di Tembagapura beberapa waktu lalu.

Akibatnya warga tidak bisa beraktifitas sehingga meminta kepada pemerintah daerah agar mengungsikan mereka ke tempat aman hingga situasi di Tembagapura kondusif

Sementara Dandim 1710/Mimika Letkol Inf Pio l Nainggolan mengatakan, warga yang diangkut terdiri dari 533 orang dewasa yang didominasi oleh wanita dan sebanyak 166 anak-anak yang berasal dari Kampung Banti I, Banti II, Kali Kabur dan Opitawak.

Proses evakuasi mereka diangkut menggunakan 11 bus karyawan PT Freeport Indonesia dari titik kumpul di Mapolsek Tembagapura menuju Mako Denkav 3 Srigala Ceta.

Selanjutnya warga tersebut akan diantar ke beberapa titik lokasi menggunakan bus milik Pemda Mimika, seperti di Utikini, Jayanti SP12, SP9, SP 7, SP6, SP2, Kwamki Narama, dan Kota Timika.

Baca juga: Baku Tembak dengan KKB di Tembagapura, 1 Brimob Tewas

Ia menjelaskan proses evakuasi atas permintaan warga yang mana merasa tidak nyaman dengan keberadaan KKB di wilayah Tembagapura yang mana kejadian tersebut pernah terjadi akhir tahun 2017.

“Untuk situasi tembagapura saat ini aman dan kondusif dan tidak ada bunyi tembakan lagi,” kata Nainggolan.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini