Lebih lanjut, Jokowi mengingatkan jajarannya untuk bersikap optimis, kendati Indonesia sedang menghadapi tekanan ekonomi global. Ia mengatakan pertumbuhan ekonomi RI di 2019 sudah cukup baik, yakni 5,02%.
"Walaupun kita menghadapi tekanan ekonomi global tapi kita tetap harus optimistis. Pertumbuhan ekonomi kita di tahun lalu, tahun 2019 tercatat 5,02%. Pertumbuhan Ini cukup baik di tengah ketidakpastian situasi global dan kemungkinan resesi yang sudah terjadi di beberapa negara," ujarnya.
Kepala Negara yakin reformasi struktural yang akan dijalankan pemerintah, seperti Omnibus Law Cipta Kerja dan Omnibus Law Perpajakan, dapat mengerek pertumbuhan ekonomi nasional.
"Saya yakin dengan reformasi struktural yang terus kita jalankan secara konsisten, terutama nanti setelah adanya Omnibus Law Cipta Kerja dan Omnibus Law Perpajakan, ini akan menciptakan sebuah momentum baru bagi pertumbuhan ekonomi negara kita," kata Jokowi.
Selaras dengan itu, pemerintah juga akan terus melanjutkan penguatan sumber daya manusia (SDM) yang unggul melalui program pendidikan, kesehatan, pelatihan vokasional, kartu prakerja, dan pengentasan kemiskinan.
(Qur'anul Hidayat)