Kronologi Babinsa TNI Ditembak KKSB saat Hendak Salat di Koramil Jila

Saldi Hermanto, Okezone · Senin 09 Maret 2020 19:51 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 09 340 2180672 kronologi-babinsa-tni-ditembak-kksb-saat-hendak-salat-di-koramil-jila-7GqofSWFdQ.jpg Prajurit TNI memasukkan peti jenazah Sertu La Ongge ke ambulans (Okezone.com/Saldi)

TIMIKA – Pos Koramil 1710-05 Jila, Kabupaten Mimika, Papua diserang Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB). Seorang Bintara Pembina Desa (Babinsa) TNI AD yang sedang bertugas meninggal dunia terkena peluru, Senin (9/3/2020) pagi.

Korban Sertu La Ongge tertembak saat hendak melaksanakan Salat Subuh di musala dekat posnya.

“Sertu La Ongge, salah satu Babinsa Kodim 1710-05 Jila akhirnya meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan medis di RSUD Timika sekitar pukul 10.30 WIT,” kata Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Cpl Eko Daryanto dalam keterangannya kepada Okezone.

La Ongge tertembak sekira pukul 05.00 WIT pagi tadi. “Almarhum terkena serempetan peluru pada bagian pelipis kiri sampai belakang telinga ketika Pos Koramil 1710-05 Jila mendapat beberapa kali tembakan dari ketinggian yang berada di depan dan samping kanan pos,” ujar Eko.

 Ilustrasi

“Saat itu almarhum baru saja selesai melaksanakan siaga pagi dan hendak menunaikan ibadah Salat Subuh di musala dekat posnya.”

Tiba-tiba ada tembakan mengarah ke Pos Koramil dari ketinggian. Prajurit TNI itu pun terkena.

La Ongge sempat mendapat perawatan medis dari petugas medis di Pos Pamrahwan 754/ENK yang lokasinya berdekatan dengan Koramil dan dievakuasi menggunakan helikopter Bell TNI AD menuju Timika sekitar pukul 09.30 WIT.

Namun, nyawanya tidak dapat diselamatkan karena mengalami pendarahan.

Baca juga: Koramil Jila Papua Diserang KKSB, 1 Anggota TNI Meninggal Dunia

“Pangdam XVII/Cenderawasih beserta seluruh prajurit Kodam XVII/Cenderawasih menyatakan turut berduka cita atas gugurnya almarhum Sertu La Ongge. Semoga almarhum mendapat tempat di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” pungkas Eko Daryanto.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini