Bus Rombongan Siswa SMK Karanganyar Tabrak Truk, 2 Orang Meninggal

Agregasi Solopos, · Senin 09 Maret 2020 10:46 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 09 512 2180283 bus-rombongan-siswa-smk-karanganyar-tabrak-truk-2-orang-meninggal-d8NysOzI9k.jpg Ilustrasi kecelakaan bus. (Foto: Shutterstock)

KARANGANYAR – Bus yang membawa rombongan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah 1 Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah, mengalami kecelakaan dengan truk di Jalan Tol Madiun–Ngawi. Peristiwa itu terjadi pada Minggu 8 Maret 2020 dini hari.

Akibat kecelakaan ini dua orang meninggal dunia. Masing-masing adalah kru biro wisata Bambang Sri P (30), warga Soko Tengah, Klaten; dan seorang petugas medis Aqmarina Amajida (24), warga Banyuanyar, Solo. Sementara semua siswa dalam bus itu selamat, namun mengalami luka-luka.

Baca juga: Bus Damri Terbalik di KM 21 Tol Bandara Soetta karena Sopir Mengantuk 

Mengutip dari Solopos, Senin (9/3/2020), salah satu bus yang membawa 45 pelajar dari SMK Muhammadiyah 1 Gondangrejo Karanganyar itu melaju dari Surabaya menuju Kota Solo.

Sekira pukul 04.45 WIB, ada truk berpelat nomor AG-9160-R di depan bus, tepatnya di jalur lambat Kilometer 599 A Jalan Tol Madiun-Ngawi dengan kecepatan 70 km per jam.

Tiba-tiba bus rombongan siswa SMK ini menabrak truk dari belakang. Kecelakaan maut ini diduga akibat pengemudi bus mengantuk.

Kepala Tata Usaha (TU) SMK Muhammadiyah 1 Gondangrejo Karanganyar, Sigit Al Hasan, mengatakan kecelakaan terjadi ketika bus dalam perjalanan pulang setelah melakukan kunjungan industri ke Surabaya dan Bali.

Ia mengatakan, jumlah peserta dalam kunjungan industri tersebut sebanyak 280 siswa dari kelas XI.

"Itu kejadiannya saat perjalanan pulang. Karena kelas XI ada program kunjungan kerja dan study tour ke Surabaya dan Bali. Itu sudah rangkaian kegiatan," jelas dia ketika dikonfirmasi Solopos.

Baca juga: Berkas Kasus Pemilik Bus PO Sriwijaya yang Tewaskan 35 Orang Dilimpahkan ke Kejaksaan 

Akibat kecelakaan maut tersebut, rombongan yang dijadwalkan tiba di Gondangrejo, Karanganyar, pada Minggu subuh, baru sampai sekira pukul 06.30 WIB. Orangtua siswa yang mendengar kabar tersebut sudah menunggu di sekolah sejak dini hari.

"Karena kecelakaan, jadwal tiba akhirnya mundur. Tapi semua sudah tenang karena anak-anak dan guru dalam keadaan sehat dan selamat. Saat ini semua sudah kembali ke rumah masing-masing," imbuh dia.

Sementara guru pendamping rombongan siswa, Dwi Sudiarso, mengatakan tidak berada di dalam bus yang mengalami kecelakaan. Ketika insiden terjadi, bus yang dia tumpangi sudah jauh di depan dan baru mengetahuinya setelah berhenti untuk salat di Rest Area Km 519.

Baca juga: Bus Sriwijaya Masuk Jurang: 35 Korban hingga Tidak Punya Trayek ke Palembang 

"Persisnya saya tidak tahu. Bus saya ada jauh di depan. Saya baru dengar setelah salat. Anak-anak di bus (yang kecelakaan) dievakuasi ke bus lain di belakangnya," papar dia.

Ia juga menjelaskan bahwa selama perjalanan tidak ada kendala di mesin bus yang mengalami kecelakaan. Saat ini semua murid sudah di rumah masing-masing dan tidak ada rujukan medis lanjutan.

"Selama perjalanan tidak mogok sama sekali. Semua bagus. Ini peristiwa yang tidak diharapkan semua pihak. Tapi semua murid selamat dan sudah dijemput orangtua. Tidak ada rujukan juga. Semoga semua sehat," bebernya.

Baca juga: Bus Damri Terbalik di Tol Bandara Soetta, Lalu Lintas Tersendat 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini