Gempa M5,8 di Pulau Enggano Bengkulu, Camat Enggano Klaim Tidak Ada Kerusakan

Demon Fajri, Okezone · Selasa 10 Maret 2020 23:11 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 10 340 2181344 gempa-m5-8-di-pulau-enggano-bengkulu-camat-enggano-klaim-tidak-ada-kerusakan-ZemUtt2521.jpg

BENGKULU - Paska gempa tektonik magnitudo (M) 5,8, di Pulau Enggano, Kecamatan Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, pada Selasa (10/3/2020), pukul 21.06 WIB, tidak menyebabkan bangunan di wilayah tersebut mengalami kerusakan.

Baik itu pemukiman penduduk, bangunan pendidikan, kesehatan, maupun bangunan pemerintah di pulau terluar provinsi berjuluk ''Bumi Rafflesia'' tersebut. Hal ini disampaikan Camat Enggano, Marlansius, saat dikonfirmasi okezone, Selasa (10/3/2020), malam.

"Getaran gempat tidak berdampak di Enggano. Tidak ada bangunan yang mengalami kerusakan,'' kata Marlansius.

Saat gempa terjadi, sampai Marlansius, getaran yang dirasakan masyarakat tidak begitu kencang. Sehingga tidak membuat masyarakat keluar rumah. Bahkan, masyarakat tetap beraktivitas seperti biasanya.

''Getaran yang dirasakan kecil,'' sampai Marlansius.

Sebagaimana diketahui, wilayah pesisir Bengkulu dan Lampung Barat diguncang gempa tektonik. Dari hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter awal dengan magnitudo M=5,8, yang kemudian dimutakhirkan menjadi Mw=5,6.

Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 5.93 LS dan 102.94 BT , atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 98 km arah Tenggara Enggano, Bengkulu pada kedalaman 27 km.

Guncangan gempa bumi ini dirasakan di daerah Liwa IV MMI (Dirasakan oleh orang banyak dalam rumah), Pagar Dewa, Banjit, Way Kanan III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu ), Manna, Kaur, Krui II-III MMI, Bengkulu II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini