OSLO - Menteri Pertahanan Norwegia, Frank Bakke-Jensen. menjalani karantina usai memiliki kemungkinan tertular virus korona (COVID-19). Sang Menteri juga membatalkan kunjungan serta rapat dalam waktu dekat, setelah melakukan jabat tangan dengan seseorang yang diduga mengunjungi Italia beberapa waktu sebelumnya.
Kontak tersebut terjadi saat Bakke-Jensen mengunjungi wilayah Bergen pekan lalu. Seperti dilansir dari laman NRK, seluruh jejaring dari kontak sang Menteri Pertahanan selama sepekan terakhir sedang dipelajari secara mendalam. Bakke-Jensen sendiri belum menunjukkan gejala infeksi maupun sakit selama menjalani karantina.
"Saat mengetahui salah satu orang yang saya temui memiliki gejala penularan virus korona dan harus menjalani pemeriksaan, maka langkah pencegahan harus dilakukan," ujar Bakke-Jensen, mengenai keputusan melakukan karantina terkait wabah infeksi saluran pernapasan itu.
Upaya karantina yang dilakukan Menteri Pertahanan, membuat Departemen Kesehatan membuka kemungkinan pemeriksaan kepada seluruh anggota kabinet Norwegia yang lain. Menteri Kesehatan, Bent Hoie menekankan virus korona tidak mengenal individu serta langkah penanggulangan harus dilakukan tanpa pengecualian.
Otoritas setempat juga mengeluarkan arahan pembatalan atau penundaan seluruh kegiatan dengan peserta lebih dari 500 orang. Termasuk mengakibatkan partai Konservatif yang sedang memegang kekuasaan untuk menunda pertemuan nasional pada akhir Maret.
(Amril Amarullah (Okezone))
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.