Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Komplotan Jambret yang "Promosi" di Medsos Sudah Beraksi 38 Kali

Melly Puspita , Jurnalis-Kamis, 12 Maret 2020 |04:02 WIB
Komplotan Jambret yang
Ilustrasi
A
A
A

PALEMBANG - Ahmad Febrianto (22), Rendi (19) dan Ihsan (19) tiga pelaku penjambretan dicokok oleh polisi dari Subdit III Jatanras Polda Sumatera Selatan (Sumsel) saat sedang berada di salah satu penginapan Alang-alang Lebar Palembang.

Saat beraksi, komplotan ini membuat kegaduhan di media sosial dengan memperingatkan masyarakat tentang keberadaan mereka di Kota Palembang layaknya mempromosikan diri. Target operasi mereka sendiri merupakan pengendara yang sedang memainkan handphone.

Dua pelaku terpaksa ditembak bagian kaki karena berusaha melarikan diri, sedangkan dua pelaku lain masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Menurut pelaku Rendi, selama 38 kali beraksi, hasil jambret mereka jual untuk berpesta sabu-sabu.

"Saat beraksi kami ikuti dulu korbannya. Setelah ada kesempatan baru kami rampas hpnya, hasilnya kebanyakan mendapat HP dan korbannya tidak tentu, " Ucap Rendi.

"Hasil dari jambret kami jual ke pasar uangnya untuk sabu, pesta sama teman-teman sinyal untuk membeli baju, kebutuhan sehari-hari. Kami ditangkap saat berpesta sabu," kata Rendi.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement