Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Peristiwa 16 Maret: Perang Iwo Jima di Jepang hingga Gunung Agung Erupsi Besar

Achmad Fardiansyah , Jurnalis-Senin, 16 Maret 2020 |09:15 WIB
Peristiwa 16 Maret: Perang Iwo Jima di Jepang hingga Gunung Agung Erupsi Besar
Gunung Agung. (Foto: Dok Okezone)
A
A
A

Gunung Agung di Bali mengalami erupsi besar pada Februari 1963 hingga Januari 1964. Pada 18 Februari 1963, penduduk lokal mendengar suara letusan keras dan melihat asap tebal keluar secara vertikal dari puncak Gunung Agung.

Letusan ini mengeluarkan abu panas dan gas setinggi hampir 20.000 meter. Material tersebut sampai mengurangi sinar matahari dan membuat suhu udara di lapisan stratosfer turun 6 derajat Celsius.

Pada 1963 sampai 1966, rata-rata suhu di bumi bagian utara sampai turun 0,4 derajat Celsius. Abu belerang dari erupsi Gunung Agung beterbangan ke seluruh dunia dan jejaknya terlihat sebagai sulfur acid di dalam lapisan es di Greenland.

Pada 24 Februari 1963, lahar mulai mengalir turun dari bagian utara gunung. Lahar terus mengalir selama 20 hari dan mencapai kejauhan hingga 7 kilometer.

Pada 17 Maret 1963, Gunung Agung meletus dengan Indeks letusan sebesar VEI 5 (setara letusan Gunung Vesuvius). Kembali meletus pada 17 Mei 1963.

Jumlah kematian yang disebabkan seluruh proses letusan Gunung Agung mencapai 1.148 orang dengan 296 orang luka-luka.

1982 – Kelahiran Artis Dian Sastrowardoyo

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement