Sekadar diketahui, seluruh pelajar mulai TK hingga SMA diliburkan masuk sekolah untuk mencegah penularan Covid-19. Sebagai gantinya, kegiatan belajar mengajar (KBM) dilakukan dengan sistem online atau daring.
"Kami putuskan semua tempat hiburan ditutup karena kemungkinan persebaran di sana sangat tinggi," kata Ganjar, usai menggelar rapat terbatas dengan jajarannya, Senin 16 Maret.
Baca Juga: Wapres Ma'ruf Amin Minta Semua Pihak Bersatu Hadapi Virus Corona
Selain tempat hiburan, sektor yang telah ditutup adalah sebagian destinasi wisata. Menurut Ganjar, sejak awal merebaknya virus corona kunjungan pariwisata di Jawa Tengah terus menurun.
"Ini jauh lebih penting untuk mencegah dengan baik. Untuk wisatawan lokal tingkat kunjungannya turun mencapai 72,49 persen, dan 88,46 persen penurunan untuk wisatawan asing," katanya.
(Fiddy Anggriawan )