Jika sebelumnya para pemimpin Eropa berbicara mengenai perlunya "lebih mengeropa" para pemimpin nasional di blok itu memilih untuk mengambil jalan "mengurangi Eropa," kata pengamat.
“Logikanya, virus corona yang sekarang menghantam bagian-bagian Italia dan Spanyol dan menyebar ke seluruh benua, seharusnya menjadi peluang ideal bagi Uni Eropa untuk beralih dari kepatuhan dan nasionalisme perorangan menjadi solidaritas dan integrasi Eropa. Tapi sejauh ini, pandemi justru membuktikan sebaliknya,” kata Judy Dempsey, analis di lembaga riset Carnegie Eropa.
Pemerintah negara anggota telah melakukan caranya sendiri untuk mengatasi virus, kata Dempsey. "Tapi ini bukan respons Eropa."
Pandemi belum menumbuhkan rasa solidaritas di antara negara-negara anggota atau memaksa peninjauan kembali peran Uni Eropa dalam menetapkan agenda, bahkan mengenai hal mendasar seperti menjaga sistem kesehatan, "lanjut Dempsey.
(Rachmat Fahzry)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.