nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Presiden Brasil Sebut Kepala Daerah yang Terapkan Lockdown Penjahat

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Kamis 26 Maret 2020 12:33 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 03 26 18 2189227 presiden-brasil-sebut-kepala-daerah-yang-terapkan-lockdown-penjahat-MHYRzw4ISs.jpg Presiden Brasil Jair Bolsonaro. (Foto/Twitter)

BRASILIA - Presiden Jair Bolsonaro menyebut para gubernur dan walikota di negara bagian dan kota-kota terbesar di Brasil sebagai penjahat, karena memberlakukan pembatasan wilayah alias lockdown demi menghadang penyebaran virus corona yang menyebabkan penyakit Covid-19.

Pada Rabu, laporan kematian akibat virus corona di Brasil, menjadi 57 dari 46, sementara kasus infeksi virus naik menjadi 2.433 dari 2.201 dari sehari sebelumnya.

Baca juga: Jumlah WNI Positif COVID-19 di Luar Negeri Bertambah Jadi 87

Baca juga: 31 Juta Warga Santiago Chile Dikarantina untuk Bendung Virus Corona

Bolsonaro lebih memprioritaskan ekonomi. Namun para ahli kesehatan masyarakat, termasuk Menteri Kesehatan Brasil, Luiz Henrique Mandetta memperingatkan, bahwa wabah corona di Brasil dapat memicu runtuhnya sistem perawatan kesehatan di negara itu pada bulan depan.

“Virus-virus lain sudah membunuh banyak orang daripada yang satu ini [corona] tapi tidak heboh seperti ini,” kata Bolsonaro merujuk penerapan lockdown di sejumlah daerah di Brasil, melansir Reuters, Kamis (26/3/2020).

“Apa yang dilakukan beberapa walikota dan gubernur adalah kejahatan. Mereka menghancurkan Brasil," lanjut dia.

Sementara iu, penasihat keamanan Brazil, Augusto Heleno mengabaikan anjuran medis untuk mengisolasi diri selama dua pekan. Sebaliknya, Heleno kembali bekerja hanya tujuh hari setelah ia dikarantina setelah dites positif virus corona.

Heleno bahkan menghadiri sidang kabinet pada hari ia sedang menunggu hasil uji corona tersebut.

Pada Selasa malam, Bolsonari meremehkan ancaman virus, meyakinkan bahwa wara Brasil bahwa "90% dari mereka yang terpapar virus idak akan mengalami gejala Covid-19.

“Riwayat saya sebagai seorang atlet," ujar Bolsonaro, menambahkan jika ia terpapar virus corona paling terkena "sedikit flu."

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini