Teroris Pelaku Serangan Masjid Christchurch Mengaku Bersalah Atas 51 Pembunuhan

Rahman Asmardika, Okezone · Kamis 26 Maret 2020 13:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 26 18 2189272 teroris-pelaku-serangan-masjid-christchurch-mengaku-bersalah-atas-51-pembunuhan-syqn5Y8WPO.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone)

WELLINGTON - Pria yang dituduh melakukan serangan mematikan di dua masjid di Kota Christchurch, Selandia Baru, setahun lalu telah mengaku bersalah atas 51 tuduhan pembunuhan. Brenton Tarrant juga mengakui percobaan pembunuhan terhadap 40 orang lainnya, dan satu tuduhan terorisme.

Sebelumnya pria berusia 29 tahun itu membantah tuduhan-tuduhan tersebut dan dijadwalkan untuk diadili pada Juni 2020.

Serangan pada 15 Maret 2019 itu mengejutkan dunia, terutama karena terjadi di Selandia Baru yang dianggap minim kejahatan. Kejadian itu memaksa Selandia Baru menerapkan hukum pengawasan senjata yang lebih ketat.

Pengakuan itu disampaikan Tarrant dalam sidang di Pengadilan Tinggi Christchurch yang tidak dihadiri anggota masyarakat atau pun keluarga korban karena pandemi virus corona (COVID-19).

Selandia Baru dalam keadaan terkunci karena wabah koronavirus dan permohonan itu dibuat pada sidang pengadilan yang diperkecil di Pengadilan Tinggi Christchurch pada hari Kamis. Tarrant dan pengacaranya mengikuti sidang melalui tautan video, sementara seorang wakil dari dua masjid yang diserang diizinkan hadir sebagai perwakilan para korban dan keluarga mereka.

"Sangat disesalkan bahwa pembatasan Covid-19 yang saat ini berlaku tidak mengizinkan korban dan keluarga mereka bepergian untuk hadir di ruang sidang ketika terdakwa menyampaikan permohonan bersalahnya," kata Hakim Cameron Mander sebagaimana dilansir BBC, Kamis (26/3/2020).

Pembacaan vonis atas 92 tuntutan akan dilakukan pada tanggal yang belum ditentukan. Tarrant dikembalikan ke tahanan hingga 1 Mei saat pengadilan berharap bisa menetapkan tanggal hukuman.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini