Salat Jumat Ditiadakan Sementara di Pekanbaru, Umat Kristen Tidak ke Gereja

Banda Haruddin Tanjung, Okezone · Kamis 26 Maret 2020 23:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 26 340 2189580 salat-jumat-ditiadakan-sementara-di-pekanbaru-umat-kristen-tidak-ke-gereja-neANSRHqcG.jpg Ilustrasi salat berjamaah. (Foto: Okezone.com)

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau dan Pemkot Pekanbaru sepakat meniadakan kegiatan keagamaan berjamaah sementara, sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona (Covid-19). Otomatis, Salat Jumat mulai ditiadakan.

Mulai besok, Jumat 27 Maret 2020, salat berjamaah san Salat Jumat ditiadakan sementara.

"Mulai besok tidak ada lagi salat berjamaah termasuk Salat Jumat. Jadi Salat Jumat diganti Zuhur untuk sementara waktu. Ini mohon diberikan pemahaman kepada warga," kata Gubernur RIau, Syamsuar, Kamis (26/3/2020).

Dia mengatakan, putusan ini setelah pemerintah daerah melakukan pertemuan dengan tokoh agama dan pihak Majelis Ulama Indonesia (MUI) Riau. Dalam pertemuan tersebut, pihak Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) dan Majelis Dakwah Islamiyah (MDI) sudah sepakat tidak mengirim penceramah lagi ke masjid.

Baca juga: Pulang dari Malaysia, 1 Jamaah Tabligh Akbar Dikabarkan Positif Corona

Selain itu, umat Kristiani juga sepakat tidak melakukan ibadah keagamaan di gereja, guna engindari virus corona. 

Infografis Okezone

"Kegaiatan ceramah-cemarah juga ditiadakan. Untuk umat Kristen juga sudah sepakat meniadakan kegiatan di gereja," tegasnya. 

Sampai hari ini tercatat sebanyak 3.277 warga Riau berstatus orang dalam pemantauan (ODP), sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 70 orang. Satu pasien sudah dinyatakan positif corona. 

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini