Pandemi Corona, Petani Tetap Semangat Panen Padi

Wilda Fajriah, Okezone · Jum'at 27 Maret 2020 10:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 27 1 2189731 pandemi-corona-petani-tetap-semangat-panen-padi-wCuCA4WwxJ.jpg Foto: Dok. Kementan

SAROLANGUN - Di tengah merebaknya virus Corona atau COVID-19 yang begitu massif, tidak mengurangi semangat petani di Provinsi Jambi untuk tetap giat turun ke sawah memanen padi yang kini sudah memasuki puncak panen raya. Harapan petani semoga wabah ini cepat berlalu, sehingga dapat memenuhi kebutuhan beberapa komoditas memasuki hari besar keagamaan yakni puasa dan lebaran.

Salah satu lokasi panen di Provinsi Jambi adalah di Kabupaten Sarolangun tepatnya di Desa Ujung Tanjung dan Desa Tinting. Siti Anita, PPL desa setempat mengatakan, panen tahun ini memberikan hasil cukup baik, terutama untuk varietas padi gogo lokal dengan hasil ubinan 2,5 ton per hektare atau sama dengan rata-rata produktivitas nasional.

"Tingkat serangan hama cukup tinggi karena dekat dengan kebun petani, serta terkendala dengan air saat tanaman memasuki masa pertumbuhan, tapi hasilnya masih cukup baik," kata Siti.

1

Varietas padi gogo yang ditanam adalah varietas lokal. Diantaranya, pulut, segon, kabut, Seni, Karang Bungo, Silang dan Kuning. Luas pertanaman padi gogo di lokasi panen seluas 135 hektare.

Di lokasi panen lainnya di Provinsi Jambi tepatnya di Desa Rawa Medang Kecamatan Batang Asam Kabupaten Tanjung Jabung Barat merupakan lahan irigasi, dengan luasan lebih kurang 900 hektare, juga melaksanakan panen dengan menggunakan alat power thraser dan combain harvester. Hasil Ubinan sekitar 5.5-6 ton GKG per hektare.

Sementara itu Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo  (SYL) dalam berbagai kesempatan juga meminta agar produksi pertanian tetap berjalan bahkan digenjot hingga berlipat-lipat. Apalagi, sektor ini memiliki potensi yang sangat besar dalam menumbuhkan ekonomi nasional.

"Adanya musibah wabah virus COVID-19 ini tidak boleh membuat aktivitas pertanian berhenti. Kementan akan terus optimalkan SDM Pertanian untuk menggenjot produksi dan produktivitas bahkan ekspor," katanya.

"Semoga wabah ini cepat selesai dan petani semakin semangat lagi dalam bercocok tanam. Mari kita buktikan dengan optimisme bahwa Indonesia akan terus ada sebagai negara besar, kaya, dan mari support mereka, jangan cemaskan mereka dengan isu COVID-19 disaat musim panen sekarang ini," pungkasnya. (cm)

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini