Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kemensos Salurkan Paket Sembako untuk 2,6 Juta Pekerja Sektor Informal Jakarta

Wilda Fajriah , Jurnalis-Jum'at, 03 April 2020 |08:50 WIB
Kemensos Salurkan Paket Sembako untuk 2,6 Juta Pekerja Sektor Informal Jakarta
Foto: Dok. Kemensos
A
A
A

JAKARTA - Kementerian Sosial (Kemensos) siap melaksanakan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar pekerja sektor informal di DKI Jakarta masuk sebagai target program jaring pengaman sosial. Anggaran yang disiapkan sebesar Rp25 triliun, untuk sekitar 2,6 juta pekerja sektor informal di DKI Jakarta.

Menteri Sosial Juliari P. Batubara memastikan, Kemensos siap mengeksekusi arahan Presiden, sebab anggarannya sudah siap. Nantinya, bantuan yang akan disalurkan berupa paket sembako langsung. Bantuan paket sembako langsung ini, kata Mensos, diharapkan mampu mencegah atau menekan arus mudik yang saat ini sudah berlangsung, dan dikawatirkan akan makin meningkat menjelang Ramadhan dan Idul Fitri tahun 2020.

Mensos menyatakan sudah berkoordinasi dengan Gubernur DKI Anies Baswedan. Kedua belah pihak kini sedang mematangkan langkah-langkah penyaluran “bansos khusus” untuk 3,7 juta pekerja informal di ibu kota. Menteri Sosial Juliari P. Batubara memastikan langkah ini tinggal menunggu data dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“Pemprov DKI sudah memenuhi bantuan untuk 1,1 juta. Sehingga sisa 2,6 juta orang yang perlu dukungan. Kami secara prinsip bisa membantu karena anggarannya sudah siap. Tinggal kami tunggu data dari Pemprov DKI dengan mematangkan mekanisme penyalurannya,” kata Mensos Juliari di Jakarta, Kamis (2 April 2020).

Penyaluran bantuan sembako langsung ini merupakan bagian dari stimulus ekonomi terbaru yang kemarin disampaikan Presiden Joko Widodo. Untuk bidang perlindungan sosial, dialokasikan Rp110 triliun. Mensos mengistilahkan bantuan sembako langsung sebagai “bansos khusus” untuk membedakannya dengan bansos reguler yakni Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Sembako.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement