"Saya sangat sedih teringat kolega dan pasien kami yang meninggal," kata seorang perawat China yang merawat pasien coronavirus kepada kantor berita AFP. "Kuharap mereka bisa beristirahat dengan baik di surga."
Menyitir BBC, Sabtu (4/4/2020) Presiden China Xi Jinping dan pejabat pemerintah memberikan penghormatan dengan mengenakan bunga putih yang disematkan di dada mereka Beijing.
China is in national mourning today, to remember those lives lost to #COVID19. People across the nation observed three minutes of silence. This morning’s event marked the first national mourning for a public health incident. Liu Sirui has more. #GlobalWatchTopStory pic.twitter.com/xJYHQIaPE6
— CGTN Global Watch (@GlobalWatchCGTN) April 4, 2020
Acara mengheningkan cipta itu bertepatan dengan festival Qingming, festival penghormatan bagi leluhur masyarakat China.
China pertama kali memberi tahu Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tentang kasus pneumonia dengan penyebab yang tidak diketahui pada 31 Desember 2019.
Pada 18 Januari, jumlah kasus yang dikonfirmasi meningkat menjadi sekitar 60, tetapi para ahli memperkirakan jumlah sebenarnya mendekati 1.700.