
Menurut Rudy, kebijakan mengkarantina para perantau ini merupakan salah satu opsi untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Setelah pemudik tiba di Solo, terutama pemudik dari zona merah Covid-19, baik dari Jabodetabek maupun wilayah Jawa Timur, mereka yang ber KTP Solo langsung di giring ke lokasi Karantina.
Selama menjalani masa karantina selain kesehatan mereka dipantau oleh tim medis akan ada kegiatan agar mereka tidak merasa bosan. Mereka juga akan mendapatkan pendampingan oleh Psikolog.
"Nanti ada psikolognya. Jadi bisa membangkitkan semangat mereka lagi.Ada guru olahraga, guru kesenian dan didampingi psikolog. Saat kegiatan olah raga. Untuk makan, nanti kita kasih seriap harinya," terangnya.
Selain Ndalem Joyokusuman ada dua lokasi lain yang sudah disiapkan Pemkot Solo, yakni Ndalem Priyosuhartan bekas rumah eks Kakorlantas Djoko Susilo. Dan satu lagi gedung Graha Wisata Niaga Solo.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.