Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Dirut LPDB-KUMKM Tinjau Kegiatan Usaha UMKM di Pasar Beringharjo

Wilda Fajriah , Jurnalis-Jum'at, 10 April 2020 |19:54 WIB
Dirut LPDB-KUMKM Tinjau Kegiatan Usaha UMKM di Pasar Beringharjo
Foto: LPDB-KUMKM
A
A
A

KSPPS BMT Beringharjo telah mendapat suntikan dana bergulir senilai Rp15 miliar dari LPDB-KUMKM. Supomo berharap dana tersebut disalurkan tepat sasaran, khususnya bagi pelaku UMKM anggota koperasi yang sangat membutuhkan modal agar usahanya tetap berkelanjutan meski dihantam pengaruh wabah COVID-19.

“Kita LPDB-KUMKM tidak memberikan relaksasi kepada pedagang langsung tetapi melalui BMT Beringharjo, nanti BMT melakukan relaksasi kepada pedagang yang menjadi anggota-anggotanya. Nah LPDB-KUMKM belum ke koperasi karena kita mau injek yang baru, itupun sangat hati-hati,” tandasnya.

Saat di lokasi, Supomo meninjau kios-kios pedagang. Dimulai dari lantai dasar, Supomo melihat beragam penjual makanan, mulai dari brem bulat, bakpia, hingga ting-ting. Pedagang batik di sini juga sangat lengkap, mulai dari kain hingga yang sudah jadi pakaian, bahan katun hingga sutera.

Dilanjutkan dengan meninjau lantai dua yang merupakan pusat penjualan bahan dasar jamu Jawa dan rempah-rempah, maupun sembako, serta kerajinan. Kegiatan jual beli di pasar Beringharjo masih tetap berjalan di tengah masa pandemi COVID-19, meski situasinya sepi dari pembeli. Sebagian pedagang pun terpaksa menutup kios-kiosnya.

“Kalau kita lihat ini berdampak sekali, karena tidak ada pembeli. Sejak musim COVID-19 kami sering merasakan dalam sehari itu tidak ada satu pun pembeli. Tapi kami harus tetap jualan untuk menutupi kebutuhan keluarga di rumah, maupun gaji karyawan,” ungkap Tari, salah seorang pedagang batik saat berdialog dengan Supomo.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement