Jenazah 3 Korban Bentrok Polisi Vs TNI Dipulangkan, Pangdam Minta Maaf ke Polri

Edy Siswanto, Okezone · Senin 13 April 2020 15:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 13 340 2198414 jenazah-3-korban-bentrok-polisi-vs-tni-dipulangkan-pangdam-minta-maaf-ke-polri-NrneN29EFy.jpg Pelepasan jenazah polisi korban bentrok dengan TNI di Mamberamo Raya, Papua di Lanud Silas Papare, Jayapura (Istimewa)

JAYAPURA - Tiga jenazah anggota Polisi Polres Mamberamo Raya yang meninggal dalam bentrokan dengan oknum prajurit TNI tergabung dalam Satgas Pamrahwan Yonif 755/Yalet di Kasonaweja, Mamberamo Raya, Papua, hari ini diterbangkan ke kampung halamannya.

Isak tangis keluarga mewarnai pelepasan ketiga jenazah sejak dibawa dari Rumah Sakit Bhayangkara Papua hingga ke Lanud Silas Papare, Sentani, Jayapura.

Upacara pelepasan jenazah di Lanud Silas Papare dihadiri Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen Herman Asaribab, Danlanud Linas Papare Marsama Tri Bowo Budi Santoso, Danlanal X Brigjen (Mar) Nuri Andrianis Djatmika, Senin (13/4/2020).

Ketiga jenazah adalah Briptu Alexander Ndun dipulangkan ke Kelurahan Muli, Jalan Husein Palela Gang Masjid Kabupaten Merauke; Jenazah Briptu Marselino ke Distrik Kurik, Merauke; dan jenazah Bripda Yosias dipulangkan ke Distrik Bade, Kabupaten Mappi, Papua.

Ketiga jenazah diterbangkan ke Merauke dan Mappi menggunakan Pesawat CN 235 milik TNI AD.

Mayjen Herman Asaribab penyampaian permohonan maaf atas insiden yang melibatkan oknum anggotanya.

"Atas nama Panglima kami menyampaikan permohonan maaf kepada Kapolri, Kapolda Papua dan seluruh jajaran kepolisian yang ada di Indonesia dan Papua atas kejadian penembakan yang terjadi di Mamberamo Raya hingga menewaskan tiga anggota Polri," kata Pangdam.

Baca juga: 5 Korban Bentrokan Polri dan TNI Dievakuasi ke Jayapura

Panglima menegaskan akan menindak pelaku, namun terlebih dulu menunggu hasil investigasi oleh tim baik pihak kepolisian maupun TNI.

"Penagakan hukum kami pastikan tetap akan berjalan, saat ini kita menunggu hasil dari tim investasi yang sudah berangkat ke Kasonaweja. Dari hasil investigasi ini kita akan ambil tindakan hukum kepada para pelaku penembaka," ujar Herman.

(sal)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini