Kebakaran Hutan Ukraina Hampir Mencapai Chernobyl, Radiasi Naik 16% di Atas Normal

Rahman Asmardika, Okezone · Selasa 14 April 2020 14:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 14 18 2198961 kebakaran-hutan-ukraina-hampir-mencapai-chernobyl-radiasi-naik-16-di-atas-normal-47kvFluWy4.jpg Foto: Facebook/Yaroslav Yemelianenko.

KIEV - Kebakaran hutan yang telah berkobar selama beberapa hari di Ukraina utara dilaporkan hampir mencapai pembangkit nuklir Chernobyl yang sekarang ditinggalkan setelah meledak pada 1986. 

Operator tur di Chernobyl, Yaroslav Emelianenko mengatakan api telah mencapai Kota Pripyat yang saat ini tak dihuni yang dahulu digunakan untuk mendukung kegiatan di pembangkit nuklir. Dia mengatakan kebakaran itu sekarang hanya berjarak 2 kilometer dari tempat penyimpanan limbah nuklir paling berbahaya dari pembangkit tersebut.

Organisasi pecinta lingkungan Greenpeace mengatakan api jauh lebih besar dari yang disadari pihak berwenang. Kebakaran terbesar meliputi 34.000 hektar, sementara kebakaran kedua hanya satu kilometer dari bekas pembangkit nuklir seluas 12.000 hektar itu, demikian keterangan dari cabang Greenpeace di Rusia yang dilansir Reuters.

Emelianenko juga mengatakan bahwa jika api menelan Pripyat itu akan menjadi bencana ekonomi, karena kunjungan wisatawan yang diawasi memberikan pendapatan yang berharga.

Pada 2018, lebih dari 70.000 orang mengunjungi kota itu. Tahun lalu angka itu bahkan lebih tinggi, setelah kesuksesan mini seri HBO tentang bencana ledakan nuklir di Chernobyl.

Polisi mengatakan api telah berkobar sejak akhir pekan 4 April, setelah seorang pria membakar rumput kering di dekat zona eksklusi. Sejak itu kebakaran bergerak lebih dekat ke pembangkit nuklir.

Lebih dari 300 petugas pemadam kebakaran dengan lusinan perangkat keras khusus dilaporkan bekerja di lokasi, sementara enam helikopter dan pesawat berusaha memadamkan api dari udara.

Penjabat Sementara Kepala Badan Negara Ukraina untuk Pengelolaan Zona Eksklusi, Kateryna Pavlova mengatakan kepada Associated Press bahwa mereka “tidak bisa mengatakan api itu terkendali”.

"Kami telah bekerja sepanjang malam, menggali sekat api di sekitar pabrik untuk melindunginya dari api," katanya sebagaimana dilansir BBC.

Pada 5 April Yegor Firsov, penjabat kepala layanan inspeksi ekologi negara Ukraina, mengatakan dalam sebuah posting Facebook bahwa tingkat radiasi di daerah tersebut telah meningkat secara substansial di atas normal.

Pejabat pemerintah kemudian menolak temuan ini, dan mengatakan tingkat di daerah itu "dalam batas normal". Firsov juga menarik komentarnya.

Russia Today melaporkan, tingkat radiasi di daerah itu berada 16 persen di atas normal, tetapi pihak berwenang bersikeras bahwa itu tidak menimbulkan risiko bagi Ibu Kota Kiev, yang terletak 134 km jauhnya. Asap dari kebakaran itu sekarang bertiup ke arah Ibu Kota Kiev. 

Pembangkit listrik tenaga nuklir Chernobyl dan kota terdekat Pripyat telah ditinggalkan sejak 1986, ketika reaktor nomor 4 pembangkit itu meledak.

Ledakan itu mengirim awan radioaktif di sebagian besar Eropa, dengan daerah di sekitar pabrik yang terkena dampak terburuk. Orang-orang dilarang tinggal dalam jarak 30 km dari pembangkit listrik.

Chernobyl terus menghasilkan tenaga sampai reaktor operasional terakhir pabrik akhirnya ditutup pada 2000.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini